Bunga di antara awan: anggrek baru di Andes Peru dengan populasi hanya 25 tanaman

Diedit oleh: An goldy

🌺🇵🇪 Un equipo de investigadores descubrió una nueva especie de orquídea en los ecosistemas altoandinos y bosques altimontanos de la región Yunga, en el norte del Perú. La nueva orquídea fue denominada como Lepanthes phuyupitika, nombre derivado de las palabras quechuas phuyupi

Image
Reply

Di pegunungan utara Peru, tempat lereng Andes sering tenggelam dalam kabut tebal, para ahli botani menemukan anggrek mungil. Bunga-bunganya yang berwarna merah tua dengan tepi kuning hampir menyatu dengan bebatuan yang lembap, dan tidak mudah melihatnya bahkan bagi mata yang terlatih. Para ilmuwan menamai tanaman itu Lepanthes phuyupitika. Nama tersebut tersusun dari dua kata dalam bahasa Quechua: phuyupi ("di antara awan" atau "dalam kabut") dan t'ika ("bunga"). Jadilah "bunga di antara awan" — deskripsi tepat untuk lingkungan tempat tanaman itu hidup.

Saat ini diketahui sekitar 25 tanaman dewasa, dan semuanya tumbuh di dua titik yang berjauhan satu sama lain — di wilayah Piura dan Amazonas. Deskripsi spesies baru ini diterbitkan pada 21 Oktober di jurnal internasional Lankesteriana. Karya tersebut dikerjakan bersama oleh para ahli dari Universitas Nasional Pedro Ruiz Gallo, Dinas Kehutanan dan Satwa Liar Nasional Peru (Serfor), Universitas Cambridge, dan Universitas Nasional Toribio Rodríguez de Mendoza di Amazonas. Tanaman ini pertama kali didokumentasikan selama ekspedisi pada bulan Mei di provinsi Huancabamba dan Ayabaca.

Anggrek ini hidup pada ketinggian antara 3400 hingga 3900 meter, di paramo dan bagian atas hutan awan, tempat udara hampir selalu jenuh dengan kelembapan. Ia termasuk litofit: tumbuh langsung di atas batu, bukan pada batang dan dahan pohon seperti kebanyakan kerabatnya. Kerabat terdekatnya adalah Lepanthes unitrinervis dari Venezuela. Dari spesies itu, spesies baru ini dibedakan oleh sepal dorsal dan petal yang lebih besar, bentuk labellum, serta kolom yang lebih panjang. Perbedaan-perbedaan ini menegaskan bahwa yang kita hadapi adalah spesies tersendiri, bukan varietas lokal dari tanaman yang sudah dikenal.

Serfor memperingatkan bahwa pembakaran padang rumput secara rutin dan penggembalaan mengancam habitat anggrek ini. Bahkan kebakaran yang tidak banyak pun mampu memberikan pukulan berat bagi populasi yang tanpa itu pun hanya berjumlah beberapa puluh individu.

Para ilmuwan untuk sementara menggolongkan spesies ini ke dalam kategori "Terancam" (Endangered) menurut kriteria IUCN. Penilaian dilakukan berdasarkan kriteria B: penilaian ini bertumpu pada terbatasnya wilayah sebaran dan degradasi lingkungan yang terus berlangsung akibat kebakaran dan penggembalaan. Dataran tinggi Andes masih sedikit diteliti: hingga belum lama ini, di Peru pada ketinggian di atas 3000 meter hanya diketahui tujuh spesies dari genus Lepanthes. Ekspedisi baru mungkin menemukan populasi tambahan, tetapi tanpa perlindungan dari api dan penggembalaan, peluang bunga mungil ini tetap kecil.

28 Tampilan

Sumber-sumber

  • Perú tiene una nueva especie de orquídea de flores rojas que crece entre las nubes de los Andes

  • Descubren nueva especie de orquídea en los bosques nublados del norte del Perú (Agroperu)

  • A new Peruvian highland Lepanthes (Orchidaceae) (Revista Lankesteriana)

  • Descubren en Piura y Amazonas una nueva especie de orquídea (Inforegion)

  • Investigadores descubren nueva especie de orquídea en bosques nublados del norte peruano (Andina)

Komentar

Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.