Ada hal-hal yang siap dibicarakan orang Italia tanpa henti: sepak bola, kopi, pasta, dan tentu saja pizza.
Namun begitu seseorang mengusulkan menaruh nanas di atas pizza, perdebatan kuliner biasa bisa berubah menjadi konfrontasi internasional yang sesungguhnya!
Itulah yang terjadi di Australia, tempat seorang koki Italia Davide Tamburella kehilangan pekerjaan setelah konflik dengan manajemen restoran.
Salah satu penyebabnya adalah penolakan kategorisnya untuk membuat pizza Hawaii.
Bagi koki itu, kombinasi nanas dan pizza begitu tidak dapat diterima sehingga ia lebih memilih kehilangan pekerjaan daripada mengubah keyakinan kulinernya! ๐
๐ ยซNanas di atas pizza? Hanya lewat mayatku!ยป
Davide bekerja sebagai koki di restoran La Costa di Brisbane, Australia.
Tempat itu mengkhususkan diri pada masakan Italia dan menjanjikan suasana Riviera Italia yang autentik kepada para pengunjung.
Namun suatu hari seorang pelanggan yang merayakan ulang tahun meminta dibuatkan pizza dengan ham dan nanas.
Bagi sebagian besar restoran Australia, itu pesanan yang sama sekali biasa.
Namun Tamburella berpendapat lain.
Ia menyatakan bahwa nanas di atas pizza menghina budaya Italia-nya!
Manajemen memintanya memenuhi pesanan itu, tetapi koki tersebut menolak.
Bahkan terungkap bahwa konflik semacam itu sudah terjadi untuk ketiga kalinya dalam empat tahun!
Bayangkan percakapan di dapur:
โ Davide, pelanggan meminta pizza Hawaii!
โ Tidak!
โ Tapi dia siap membayar!
โ Tidak!
โ Itu kan cuma nanas!
โ Justru itu! Itu NANAS! ๐คฃ
โ๏ธ Perselisihan itu sampai ke komisi ketenagakerjaan
Pada Mei 2026, restoran itu memecat sang koki.
Namun, pihak manajemen kemudian menjelaskan bahwa persoalannya bukan hanya soal nanas.
Pihak pemberi kerja juga tidak menyukai cara bicara sang koki, penggunaan kata-kata kasar, dan beberapa situasi yang terjadi selama bekerja.
Davide sendiri memutuskan untuk menggugat pemecatan itu ke Komisi Hubungan Kerja yang Adil Australia.
Namun di sini terjadi sesuatu yang tak kalah tak terduga.
Pengaduannya ditolak karena melewati tenggat waktu pengajuan!
Menurut aturan, pengaduan harus diajukan dalam 21 hari setelah pemecatan, sedangkan sang koki mengajukannya lebih lambat.
Karena itu, komisi tidak mengambil keputusan akhir tentang apakah pemecatan tersebut adil.
Jadi, perselisihan tentang nanas itu secara hukum tetap tidak terselesaikan.
Tampaknya, satu-satunya yang benar-benar menang dalam kisah ini adalah kalender! ๐
๐ฎ๐น Tapi kisahnya berakhir hampir sempurna!
Dan di sinilah bagian paling lucunya dimulai.
Setelah dipecat, Davide menemukan pekerjaan di restoran Italia lain di Brisbane.
Dan tahukah Anda?
Di menu tempat baru itu sama sekali tidak ada pizza dengan nanas!
Sepertinya sang koki akhirnya menemukan ketenangan kuliner.
Tidak ada buah tropis di atas adonan.
Tidak ada konflik gara-gara pizza Hawaii.
Hanya masakan Italia dan kesempatan untuk menekuni hal yang dicintai.
Sementara itu, restoran lamanya, La Costa, sudah tutup โ meski alasannya berkaitan dengan sewa dan biaya operasional usaha, bukan karena konflik ini.
๐ Nanas yang memisahkan dua benua
Sebenarnya, hal paling menarik dalam kisah ini adalah asal-usul pizza Hawaii yang terkenal itu.
Meski namanya begitu, pizza itu sama sekali tidak diciptakan di Hawaii.
Pada tahun 1962, seorang imigran Yunani bernama Sam Panopoulos mulai bereksperimen dengan aneka topping di restorannya di Kanada.
Dan suatu hari ia menambahkan nanas kalengan ke atas pizza.
Begitulah lahir hidangan yang hingga kini masih membuat para pencinta pizza berdebat di seluruh dunia.
Sebagian menganggap perpaduan nanas manis dan ham asin itu luar biasa.

Sebagian lain yakin bahwa yang seperti itu sama sekali tidak pantas disebut pizza.
Namun, mungkin justru Davide Tamburella yang melangkah paling jauh dalam perdebatan ini.
Ia bukan sekadar menolak memakan pizza Hawaii. Ia menolak membuatnya, kehilangan pekerjaan, dan sampai ke komisi ketenagakerjaan!
Dan semua itu demi satu prinsip.
Nanas tidak pantas ada di atas pizza!
Kini tinggal berharap di restoran barunya tidak ada yang meminta stroberi ditambahkan ke pasta.
Kalau sampai terjadi, kami khawatir Australia harus membentuk pengadilan khusus untuk melindungi masakan Italia dari buah-buahan! ๐๐๐คฃ



