❓PERTANYAAN (kepada lee):
Bagaimana sikapmu terhadap praktik tubuh? Khususnya yoga, pranayama, dan paku Sadhu?
❗️JAWABAN lee:
Bagi pikiran manusia dari persepsi 3d, 'teknik' adalah kunci perubahan. Karena itu, orang cenderung mencari 'teknik', mencoba satu demi satu. Akibatnya, muncul semacam 'terbaik' dan 'terburuk' di antara mereka. Nah, ada juga yang 'rahasia', 'tersembunyi', 'khusus', dan sebagainya.
Namun, semua 'teknik' hanyalah cara untuk 'menipu ilusi'. Dan setiap orang memiliki sistem keyakinan sendiri yang menciptakan ilusi secara individual.
Oleh karena itu, 'teknik' tidak pernah baik dengan sendirinya; ia bisa cocok atau kurang cocok untuk gaya hidupmu (untuk sistem keyakinanmu).
Selain itu, beberapa 'teknik' sesuai untuk tujuan tertentu, sementara yang lain untuk tujuan lain.
Misalnya, pranayama dapat sangat membantu untuk menstrukturisasi dan mengamati 'thoughtphone'-mu, persepsimu, dan kendali atas frekuensi pribadimu. Dan ada banyak nuansa dalam jenis pernapasan untuk berbagai tujuan.
Praktik energi tepat digunakan ketika diperlukan untuk membangun harmoni tubuh, terutama dalam kasus di mana seseorang memiliki banyak tindakan berulang yang terpola.
Jika Anda menggabungkannya dan menyadari esensi masing-masing, Anda dapat 'mempraktikkan praktik' secara terus-menerus sepanjang waktu. Dengan begitu, Anda akan segera berhenti menyebutnya demikian—itu akan menjadi penyelarasan setiap menit dengan Diri Anda.
Yoga, paku, dan pranayama: jangan mencari teknik yang sempurna—carilah teknikmu sendiri
Penulis: lee author
158 Tampilan
Sumber-sumber
Сайт автора lee
Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:
Excited to share @AmpatzisLab and @KizilLab's's new paper on #zebrafish 's intracardiac nervous system (IcNS), highlighting the presence of pacemaker-like neurons that partake in heart rhythm—linking cardiac and neuroscience research. nature.com/articles/s4146…
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.


