Produsen mobil listrik China XPeng membuat langkah serius: memisahkan divisi robotikanya, Dogotix, menjadi perusahaan terpisah dan mengumpulkan lebih dari 900 juta dolar. Ini adalah putaran pendanaan swasta terbesar di bidang embodied AI di China.
Uang dan kendali
Investor menilai Dogotix sebesar 6,3 miliar dolar. Putaran ini dipimpin oleh IDG Capital, dan di antara pesertanya adalah Gaorong Ventures, Tencent, dan Alibaba. Dari 900 juta dolar, 600 juta diberikan oleh investor eksternal, 200 juta oleh anak perusahaan XPeng, dan 100 juta lagi diinvestasikan oleh para eksekutif yang dipimpin oleh CEO He Xiaopeng.
XPeng akan mempertahankan kendali atas Dogotix pada tingkat sekitar 82%, tetapi dengan mempertimbangkan opsi dan rencana insentif karyawan, angka ini dapat turun menjadi 68%.
Untuk apa uang itu digunakan
Dana tersebut akan digunakan untuk mempercepat pengembangan basis perangkat keras dan perangkat lunak, melatih model AI fisik, membangun kapasitas produksi massal, dan berekspansi ke luar China.
Perusahaan berencana untuk memulai produksi massal robot humanoid IRON pada akhir tahun 2026 — lebih dari seribu unit per bulan. Robot pertama akan mulai bekerja di toko dan kampus XPeng sendiri, sementara pengiriman komersial di pasar domestik dan luar negeri dijadwalkan pada tahun 2027.
Dogotix akan tetap berada dalam laporan keuangan XPeng, yang memungkinkan perusahaan induk untuk mendapatkan saluran pendanaan independen tanpa mengalihkan sumber daya dari bisnis otomotif utamanya.
Bagaimana IRON bekerja
Inti teknologi memungkinkan robot bekerja sepenuhnya secara otonom. IRON dilengkapi dengan tiga chip Turing miliknya sendiri dengan total kinerja 2250 TOPS dan beroperasi berdasarkan model Vision-Language-Action, yang mengubah informasi visual secara langsung menjadi sinyal kontrol.
Ini memungkinkan integrasi pengalaman XPeng yang terkumpul dalam mengemudi otonom dan pemrosesan data sensorik ke dalam platform robotika baru, menciptakan ekosistem AI fisik yang terpadu untuk transportasi dan robotika.
Perlombaan global
Strategi ini masuk akal dalam konteks perlombaan global. Tesla telah lama memposisikan dirinya sebagai perusahaan kecerdasan buatan yang menyiapkan produksi robot humanoid Optimus, namun program tersebut berjalan lambat.
XPeng, sebaliknya, menunjukkan rencana konkret dan kekuatan finansial untuk penskalaan: menurut perkiraan Morgan Stanley, penjualan tahunan humanoid China diperkirakan tumbuh dari 28 ribu menjadi 50 ribu unit pada tahun 2026, dengan XPeng menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan.
Validasi nilai 6,3 miliar dolar oleh investor terkemuka memungkinkan pasar untuk memisahkan nilai bisnis robotika dari aktivitas otomotif utama XPeng.
Efek jangka panjang
Produksi massal humanoid dapat mengubah ritel, logistik, dan produksi industri — dari bantuan konsultan di toko hingga otomatisasi operasi berulang di pabrik.
Namun, keberhasilan tidak hanya bergantung pada jumlah investasi, tetapi juga pada kemampuan XPeng untuk mengubah pengembangan laboratorium menjadi produk seri yang andal, yang mampu bersaing di pasar AI fisik global yang dinamis.

