Ular malam baru dari Nugini dinamai menurut gitaris Guns N' Roses

Diedit oleh: Svitlana Velhush

Di hutan Papua Nugini, para ilmuwan menemukan ular malam baru yang warna dan gaya hidupnya yang tersembunyi selama ini membuatnya tidak terdeteksi. Punggungnya yang coklat kemerahan tanpa pola dan perut yang terang membuatnya mirip dengan spesies yang sudah dikenal dari genus Lielaphis, namun analisis genetik dan studi sisik mengonfirmasi: ini adalah spesies kedua puluh dari genus tersebut.

Spesies ini diberi nama Lielaphis slashi untuk menghormati gitaris utama Guns N' Roses, Saul Hudson, yang dikenal sebagai Slash. Musisi tersebut telah mendukung kebun binatang, museum, dan program studi reptil selama puluhan tahun, dan inilah alasan di balik dedikasi yang tidak biasa ini. Menurut penulis deskripsi, nama seperti ini menekankan bagaimana kegemaran seseorang dapat menarik perhatian pada seluruh kelompok hewan yang kurang dipelajari.

Spesimen pertama ditemukan pada tahun 2006 di Provinsi Sandoun di hutan sekunder yang sedikit terganggu. Saat itu, ahli herpetologi Christopher Austin menganggapnya sebagai Lielaphis parvus yang sudah dideskripsikan. Hanya bertahun-tahun kemudian, data molekuler dan perbedaan morfologis menunjukkan bahwa ular tersebut merupakan spesies yang terpisah. Ular darat malam Nugini memang sulit dideteksi: mereka aktif dalam kegelapan, dan penampilan mereka sangat konservatif.

Nugini tetap menjadi salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati terkaya di planet ini, namun hutannya semakin terancam oleh penebangan untuk perkebunan kopi, pertambangan, dan penebangan kayu. Tentang sejarah alam Lielaphis slashi masih sangat sedikit yang diketahui—bagaimana ia makan, di mana ia bertelur, apa musuhnya. Kekosongan seperti ini umum terjadi pada banyak spesies di wilayah ini: sementara sains mendeskripsikan bentuk-bentuk baru, habitat mereka sudah berubah.

Menamai spesies dengan nama orang terkenal bukan sekadar penghormatan. Ini mengingatkan bahwa konservasi alam membutuhkan sekutu dari berbagai bidang—dari sains hingga musik. Setiap spesies baru yang dideskripsikan membuat ancaman menjadi lebih konkret dan memaksa kita untuk berpikir berapa banyak lagi makhluk 'tak terlihat' yang akan punah sebelum kita sempat melihatnya.

Dalam mendeskripsikan Lielaphis slashi, para peneliti menekankan: bahkan di daerah tropis yang tampaknya telah dipelajari dengan baik, masih ada lapisan kehidupan yang membutuhkan perhatian. Tanpa inventarisasi dan perlindungan habitat yang tepat waktu, banyak dari spesies ini dapat punah tanpa pernah mendapatkan nama.

20 Tampilan

Sumber-sumber

  • New nocturnal snake from New Guinea named after Slash of Guns N’ Roses

Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.