Di restoran steak C.L.A.S.S. Soiree di Hollywood, Florida, pada Senin pertama setiap bulan, para tamu melepaskan pakaian mereka sebelum menikmati makan malam lima hidangan. Koki Maurad Ali memperkenalkan konsep 'nude dining' ini tiga bulan lalu, dan menurutnya, format inilah yang membantu restorannya tetap bertahan di tengah kondisi ekonomi yang sulit.
Restoran ini telah beroperasi selama delapan tahun, buka setiap malam dari pukul enam hingga setengah dua belas. Jendela-jendelanya ditutup dengan tirai tebal, setiap tamu ditawari jubah dan handuk untuk pangkuan mereka, serta kursi kulit didisinfeksi secara menyeluruh setelah setiap acara. Konsep ini bermula ketika seorang pelanggan menyewa ruangan untuk pesta nudis tertutup, dan Ali kemudian memutuskan untuk mengubah percobaan tunggal tersebut menjadi praktik rutin.
Menu yang ditawarkan adalah steak klasik, namun tersedia juga pilihan alternatif vegan. Para tamu datang bukan hanya untuk hidangan daging, melainkan untuk merasakan kebebasan dan kebersamaan yang muncul saat pakaian tidak lagi menjadi kewajiban. Ali menekankan bahwa ini adalah ruang yang aman, di mana orang dapat menjadi diri mereka sendiri saat bersantap bersama.
Florida, dengan iklim panas dan arus wisatawan yang tinggi, telah lama terbiasa dengan format hiburan non-konvensional. Meskipun demikian, perpaduan antara 'fine dining' dan ketelanjangan penuh tetap menjadi hal yang langka bahkan di sana. Tekanan ekonomi beberapa tahun terakhir memaksa para pemilik usaha untuk mencari cara baru menarik pelanggan, dan 'nude dining' menjadi salah satu langkah tersebut.
Malam tanpa busana berikutnya dijadwalkan pada 7 September. Pemesanan tempat terbatas, dan Ali memperingatkan: format ini tidak untuk semua orang, namun justru itulah yang membuatnya berhasil. Para tamu yang berani datang sering kembali atau merekomendasikan kepada teman-teman mereka – dengan cara ini restoran mendapatkan tanggapan positif di saat acara malam biasa tidak selalu mengisi penuh ruangan.
Di tengah kondisi banyak tempat usaha yang terpaksa tutup, eksperimen Ali menunjukkan bagaimana sebuah restoran steak tradisional dapat beradaptasi, sambil tetap menjaga fokus pada kualitas makanan dan layanan. Sanitasi, privasi, dan kesukarelaan tetap menjadi aturan utama.
Pada akhirnya, 'nude dining' di C.L.A.S.S. Soiree bukan sekadar trik pemasaran, melainkan sebuah cara untuk mempertahankan tempat yang hidup, di mana makanan dan keintiman manusia tetap bertemu di satu meja.
