Di bandara-bandara Eropa, penumpang semakin sering menghadapi biaya tambahan tak terduga untuk bagasi kabin — dan kini di cakrawala muncul reformasi yang menjanjikan pemulihan keseimbangan. Mulai tahun 2027, tiket standar di EU tampaknya akan memperbolehkan membawa dua barang tanpa biaya tambahan: barang pribadi kecil di bawah kursi dan tas hingga tujuh kilogram dengan dimensi tidak lebih dari seratus sentimeter jika dijumlahkan.
Kesepakatan antara para pembuat undang-undang dan negara-negara anggota telah dicapai pada bulan Juni tahun 2026, dan Parlemen Eropa menyetujui paket tersebut pada bulan Juli. Perubahan ini merupakan bagian dari peninjauan besar-besaran terhadap hak-hak penumpang — yang pertama sejak tahun 2004. Maskapai penerbangan harus mencantumkan harga dengan bagasi kabin yang sudah termasuk sejak awal pemesanan, yang akan mempermudah perbandingan tarif dan mungkin mengakhiri biaya tersembunyi.
Di balik langkah ini bukan hanya kenyamanan para pelancong. Maskapai penerbangan telah lama menggunakan bagasi kabin sebagai sumber pendapatan tambahan, terutama pada penerbangan pendek di dalam Eropa. Aturan baru tampaknya akan memungkinkan penawaran tiket yang lebih murah bagi mereka yang bepergian dengan barang bawaan ringan, namun sekaligus melindungi mereka yang tidak siap melepaskan kenyamanan minimal.
Reformasi ini juga menyentuh persoalan yang lebih luas: transparansi penetapan harga, upaya melawan overturisme, dan tekanan terhadap maskapai berbiaya rendah. Di tengah harga bahan bakar yang meningkat dan pengetatan norma lingkungan, setiap sen tambahan untuk bagasi menjadi alat bertahan hidup bagi maskapai, tetapi bagi penumpang menjadi satu lagi sumber kejengkelan.
Bayangkan penerbangan pagi biasa dari Paris ke Roma: seseorang dengan laptop dan tas kecil di meja check-in mengetahui bahwa barang kedua akan dikenai biaya 40 euro. Norma baru ini, jika diberlakukan, akan menghilangkan ketegangan kecil namun terus-menerus tersebut. Namun tenggat waktu yang pasti dan rincian penetapan harga masih menjadi bahan pembahasan.
Pada akhirnya, perubahan ini tidak hanya menyangkut ukuran koper, tetapi juga seberapa jujur maskapai penerbangan akan bermain dengan penumpang dalam kondisi ketika setiap penerbangan adalah keseimbangan antara keuntungan dan kepercayaan.


