Moschino Percayakan Masa Depan pada Duo Sunnei: Sebuah Awal Baru

Diedit oleh: Katerina S.

Rumah mode Italia, Moschino, pada Minggu, 21 Juni 2026, resmi mengumumkan penunjukan Loris Messina dan Simone Rizzo sebagai direktur kreatif—hanya berselang dua hari setelah kepergian Adrian Appiolaza yang telah memimpin selama tepat dua tahun. Di laman Instagram resminya, merek tersebut hanya menyisakan satu unggahan: sebuah foto yang memperlihatkan Simone tengah menggendong Loris di pundaknya. Segalanya kini dimulai kembali dari lembaran baru.

Debut perdana duo ini dijadwalkan berlangsung pada ajang Milan Fashion Week di bulan September 2026. Ini merupakan pergantian kepemimpinan drastis kedua dalam waktu singkat, dan cepatnya perubahan ini secara jelas memberi sinyal bahwa Aeffe SpA, selaku pemilik merek, tidak sekadar mencari nama baru, melainkan arah strategis yang berbeda.

Messina dan Rizzo meninggalkan merek mereka, Sunnei, secara spektakuler pada 20 September 2025 di ajang Milan Fashion Week; alih-alih menggelar peragaan busana, mereka mengadakan lelang teatrikal bekerja sama dengan Christie's untuk menjual label tersebut—dengan harga awal 6 juta "fashion dollar" yang meroket hingga 112 juta—serta diri mereka sendiri yang dihargai 95 juta. Selama sebelas tahun, mereka telah membangun label independen yang ikonik melalui eksperimen siluet dan grafis, permainan logo serta material yang penuh ironi, aksi model yang melompat ke arah penonton, hingga instalasi di kolam renang kosong maupun di bawah jembatan layang. Kehadiran mereka di Moschino tampak sebagai upaya untuk mengembalikan keberanian dan semangat eksperimental yang dulu membesarkan nama merek ini, namun belakangan mulai memudar akibat tekanan komersialisasi.

Sejak Oktober 2025, Aeffe tengah menjalani proses restrukturisasi keuangan atau "negotiated composition of business crisis". Dalam sembilan bulan sebelumnya, pendapatan konsolidasi merosot 25,4% menjadi sekitar 155 juta euro, sementara perusahaan menanggung utang sekitar 115 juta euro. Kepergian mendadak Appiolaza, yang baru direkrut pada Januari 2024, mengindikasikan bahwa strateginya tidak membuahkan hasil yang diharapkan. Para direktur baru kini mengemban tugas untuk menciptakan "visi kreatif kontemporer" dan "bahasa artistik yang khas," sebagaimana diungkapkan oleh Executive Chairman Massimo Ferretti. Ini bukanlah sekadar retorika; di tengah kejenuhan konsumen terhadap logo yang berlebihan dan dambaan akan ironi tajam atau kebaruan yang bermakna, Moschino membutuhkan perubahan radikal ke arah tersebut.

Langkah ini sejalan dengan tren yang lebih luas: meningkatnya permintaan di sektor barang mewah terhadap para pendiri label independen yang karakternya telah terbentuk di luar hierarki korporat. Generasi yang kini mendefinisikan mode tumbuh besar dengan pendekatan Sunnei yang ironis dan terkadang provokatif. Dengan merekrut pasangan ini, Moschino menunjukkan kesiapannya untuk berkomunikasi dalam bahasa yang dipahami oleh audiens berusia 25 hingga 35 tahun, kelompok yang tidak lagi mengukur status hanya dari harga dan ketenaran logo semata. Pada saat yang sama, ini adalah jawaban atas kejenuhan terhadap koleksi-koleksi yang dianggap terlalu "aman" dalam beberapa musim terakhir—sejak era Jeremy Scott yang memang mencatatkan penjualan maksimal, namun juga menyebabkan pengikisan estetika merek yang cukup parah.

Ada harapan besar bahwa busana Moschino kelak bukan sekadar pakaian biasa, melainkan sebuah pernyataan. Bukan kemewahan yang tertutup, melainkan elemen gaya yang mencolok dan terkadang berani, yang memungkinkan pemakainya tampil beda tanpa kehilangan unsur ironi. Hal ini sangat krusial saat ini, ketika persaingan antar-merek terjepit di antara gaya minimalis atau detail yang berlebihan—dua kutub yang menyisakan sedikit ruang kreatif bagi ekspresi yang hidup.

Moschino berharap dapat mempertahankan DNA merek tersebut dengan melakukan penyegaran pada bahasa dan intonasi komunikasinya. Keseimbangan inilah yang menjadi risiko sekaligus peluang utama bagi perusahaan di tengah tantangan finansial yang tengah melanda saat ini.

7 Tampilan

Sumber-sumber

  • Moschino names Loris Messina and Simone Rizzo as creative directors

  • Moschino appoints Adrian Appiolaza to creative director role

  • Moschino Appoints Loris Messina, Simone Rizzo as New Creative Directors

  • Sunnei creative directors Loris Messina and Simone Rizzo announce their departure

  • The art of exit: fashion designers writing their final chapter

  • BREAKING: Moschino Names Loris Messina And Simone Rizzo Creative Directors

  • Moschino Owner Aeffe Pursues Pre-Restructuring Strategy to Tackle Financial Woes

  • Moschino: Adrian Appiolaza Reportedly Leaves Creative Direction

  • Moschino names ex-Sunnei duo Loris Messina and Simone Rizzo co-creative directors

  • Moschino: Loris Messina and Simone Rizzo appointed new creative directors

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.