Alexander Zverev, Naomi Osaka, dan Coco Gauff melaju ke putaran ketiga US Open-2026, tetapi masing-masing dari mereka membayar harga yang mahal—waktu, saraf, dan tenaga. Sementara favorit di turnamen putra dan putri tersingkir satu per satu, ketiganya mengingatkan kita: di Grand Slam, kemenangan sering kali ditentukan bukan oleh pukulan spektakuler, melainkan oleh kemampuan untuk bertahan.
Zverev, unggulan pertama, telah menghabiskan hampir sepuluh jam di lapangan dalam dua pertandingan. Melawan Quentin Halys, ia kembali bermain lima set dan menyelesaikan pertandingan larut malam. Petenis Prancis itu sempat unggul, tetapi petenis Jerman itu berhasil membalikkan keadaan dengan pengalaman dan kebugaran fisiknya. Lawan berikutnya, Alejandro Tabilo, tidak menjanjikan kemudahan.
Osaka, juara US Open dua kali, juga tidak luput dari kesulitan. Melawan Katerina Siniaková, ia kalah di set kedua, tetapi pada momen krusial ia bangkit dan memenangkan pertandingan 6:2, 5:7, 6:1. Bagi petenis Jepang yang kembali setelah istirahat, setiap kemenangan set di Arthur Ashe adalah langkah menuju pemulihan kepercayaan diri.
Coco Gauff, juara bertahan 2023, mengatasi Paula Badosa dalam dua set, tetapi set kedua berakhir dengan tie-break. Petenis Amerika itu menunjukkan mentalitasnya dengan bangkit di momen-momen kritis. Dalam turnamen di mana beberapa pemain top sudah tersingkir, konsistensinya tampak sangat berharga.
Hasil-hasil ini menegaskan ciri utama US Open tahun ini: para favorit harus berjuang untuk setiap langkah. Pertandingan panjang Zverev, naik turunnya emosi Osaka, dan kegigihan Gauff menunjukkan bahwa di 2026 di lapangan Flushing Meadows, yang menang bukan hanya bakat, tetapi juga kemampuan untuk tetap fokus hingga akhir.
Di depan, ada tantangan baru. Bagi Zverev, ini adalah kesempatan untuk akhirnya meraih gelar di lapangan Amerika yang ia anggap rumah; bagi Osaka, untuk menegaskan kembalinya; dan bagi Gauff, untuk mempertahankan gelar. Sementara itu, satu hal yang jelas: putaran ketiga akan menjadi ujian ketahanan yang sesungguhnya bagi ketiganya.



