Perusahaan Casimir Inc., yang didirikan dan dipimpin oleh Harold G. "Sonny" White—seorang fisikawan terkemuka yang sebelumnya mengepalai laboratorium EagleWorks di NASA serta mengerjakan proyek-proyek propulsi canggih DARPA termasuk konsep mesin warp—kini telah mengakhiri masa kerjanya secara rahasia. Perusahaan tersebut mengumumkan rencana untuk mengomersialkan teknologi MicroSparc pada tahun 2028. Ini adalah sebuah mikrocip yang menurut klaim pengembangnya mampu mengekstraksi energi langsung dari vakum kuantum, sehingga dapat beroperasi tanpa baterai atau pengisian daya.
Bagaimana cara kerjanya (menurut versi perusahaan)
Dasar dari teknologi ini adalah Efek Casimir yang sudah dikenal luas: dalam dunia kuantum, ruang "kosong" sebenarnya tidaklah hampa, melainkan penuh dengan fluktuasi medan elektromagnetik dan partikel virtual. Jika dua lempengan konduktif ditempatkan pada jarak puluhan nanometer, muncul tekanan negatif di antara keduanya yang membuat lempengan tersebut saling tarik-menarik.
Biasanya, "perangkat" ini hanya bersifat sekali pakai karena begitu lempengan tersebut menyatu, energinya tidak dapat lagi diekstraksi. Namun, White dan timnya melangkah lebih jauh. Mereka menciptakan rongga Casimir statis pada sebuah substrat di mana posisi lempengan dibuat tetap dan tidak dapat bergerak. Di tengah setiap rongga tersebut ditempatkan pilar mikroskopis atau antena (micropillars) yang terisolasi secara elektrik dari dinding-dindingnya.
Vakum kuantum di sisi luar secara aktif membombardir elektron yang berada pada dinding. Berkat fenomena penerowongan kuantum, elektron terkadang menembus masuk ke dalam rongga menuju pilar pusat. Sangat sulit bagi elektron untuk kembali ke posisi semula karena kondisi di dalam rongga lebih tenang. Hal ini menghasilkan aliran elektron terarah yang pada dasarnya merupakan arus listrik searah yang lemah. Pihak perusahaan mengibaratkan hal ini sebagai "roda gigi searah kuantum" (quantum ratchet).
Hasil saat ini dan target ke depan
Casimir Inc. telah memproduksi ratusan prototipe di fasilitas nanofabrikasi MIT.nano dan Texas A&M AggieFab. Pengujian tersebut dilakukan di dalam ruang kedap dengan menggunakan elektrometer presisi tinggi. Menurut White, perangkat tersebut menunjukkan tegangan mulai dari skala milivolt hingga volt pada arus pikoampere, yang nilainya berada di atas tingkat gangguan.
Cip komersial yang ditargetkan nantinya akan berukuran 5 × 5 mm dan diharapkan mampu menghasilkan daya sekitar 1,5 V pada arus 25 μA (setara 37–40 mikrowatt). Kapasitas ini dinilai cukup untuk mentenagai sensor hemat daya tinggi, perangkat elektronik pakai, serta perangkat IoT. Ke depannya, perusahaan berencana meningkatkan skala teknologi ini untuk aplikasi yang lebih haus energi, mulai dari ponsel pintar hingga infrastruktur bahkan sistem luar angkasa.
Catatan penting
Teknologi ini memicu skeptisisme yang beralasan di kalangan komunitas ilmiah. Banyak fisikawan mencatat bahwa upaya untuk mengekstraksi energi "gratis" dari vakum sering kali bertentangan dengan hukum kekekalan energi dan momentum. White sendiri menekankan bahwa prinsip fisika fundamental seperti Efek Casimir dan penerowongan kuantum telah lama dibuktikan secara eksperimental, sedangkan kebaruannya terletak pada implementasi rekayasa rongga statis serta nanofabrikasinya. Meskipun perusahaan telah menerbitkan artikel terkait di jurnal ilmiah yang ditinjau sejawat, hingga saat ini belum ada konfirmasi independen yang luas atas hasil-hasil tersebut.
Mengapa hal ini bisa menjadi penting
Jika teknologi ini benar-benar bisa ditingkatkan skalanya, ia berpotensi mengubah wajah dunia elektronika daya rendah secara radikal, terutama untuk penggunaan di lingkungan terpencil atau ekstrem seperti luar angkasa, sistem bawah laut, dan sensor jarak jauh. Untuk kehidupan sehari-hari, pada awalnya teknologi ini kemungkinan besar akan berfungsi sebagai pelengkap sumber energi yang sudah ada daripada sebagai pengganti secara total.
Saat ini, MicroSparc masih merupakan pengembangan yang menjanjikan tetapi belum terbukti pada skala industri. Tahun 2028 akan menjadi momen pembuktian apakah MicroSparc mampu keluar dari laboratorium menuju produk konsumen nyata. Mengamati Casimir Inc. tentu sangat layak dilakukan, karena meskipun konsep "energi dari ketiadaan" ternyata lebih rumit dari yang dijanjikan, terobosan teknologi sampingan di bidang nanofotonik dan material kuantum mungkin akan tetap memberikan nilai yang sangat berharga dengan sendirinya.




