Di karpet merah pemutaran perdana film «Animals» di Los Angeles pada 2 Oktober, Ben Affleck menghadapi pertanyaan yang jelas tidak ia duga. Reporter Entertainment Tonight menanyakan tentang rumor upaya Ana Navarro menjodohkannya dengan Shakira — dan aktor itu menjawab dengan tajam dan lugas: «Demi Tuhan, sepanjang hidup saya tidak pernah mendengar hal seperti itu».
Rumor itu muncul setelah komentar ringan Navarro di acara The View: konon ia ingin memperkenalkan Affleck kepada penyanyi itu melalui kenalan mereka bersama, Matt Damon, setelah melihatnya di konser Shakira di Miami. Baik aktor itu sendiri maupun penyanyi tersebut tidak pernah mengonfirmasi adanya pertemuan apa pun, dan Shakira sebelumnya sudah pernah mengatakan bahwa ia secara pribadi tidak mengenal Affleck. Kisah itu hidup semata-mata di judul berita dan media sosial.
Affleck tidak sekadar menolak versi itu — ia menjelaskan mekanisme munculnya kisah-kisah semacam itu. «Orang-orang bergosip. Hal-hal diciptakan. Saya tidak pernah dijodohkan dengan siapa pun», katanya. Menurutnya, setelah perceraian dengan Jennifer Lopez pada Januari 2025 tahun, ia sudah terbiasa dengan kenyataan bahwa kehidupan pribadinya menjadi bahan spekulasi, terutama ketika menyangkut dua orang terkenal yang lajang.
Di balik bantahan ini bukan hanya keinginan untuk menutup topik tersebut. Affleck dengan jelas menegaskan prioritasnya: pekerjaan pada proyek-proyek baru, tiga anak dari pernikahannya dengan Jennifer Garner, dan tidak adanya waktu untuk mencari hubungan. «Saya banyak bekerja, saya menemui anak-anak — untuk hal lain benar-benar tidak ada tempat. Saya tidak berlarian ke kencan», tegasnya. Romantika saat ini bukanlah fokus.
Rumor semacam ini tidak muncul secara kebetulan: setelah perceraian Affleck dengan Lopez yang ramai diberitakan, publik dan media mencari pasangan baru untuk «akhir bahagia Hollywood yang sempurna». Dua orang yang cemerlang, sukses, dan lajang — formula yang nyaman untuk spekulasi. Namun reaksi Affleck menunjukkan bagaimana seorang bintang dapat merebut kembali kendali atas narasinya sendiri, tanpa membiarkan kisah itu berkembang.
Bagi aktor itu sendiri, momen ini ternyata menjadi cerminan: ia tidak hanya menutup topik tersebut, tetapi juga mengingatkan bahwa hidupnya tidak sebatas judul-judul berita romantis. Anak-anak dan pekerjaan tetap berada di tempat pertama, sedangkan rumor hanyalah latar belakang yang telah ia pelajari untuk diabaikan.

