Samudra di Dalam Genangan: Bagaimana Metafisika Menjelaskan Hakikat Identitas Kita

Penulis: lee author

Samudra di Dalam Genangan: Bagaimana Metafisika Menjelaskan Hakikat Identitas Kita-1

Anda tidak perlu melangkah ke mana pun hanya untuk menemukan Jati Diri Anda.

❓ PERTANYAAN:

Apakah pemahaman saya benar bahwa 'Aku Ada' merupakan tingkatan ketiga samadhi, yang kemudian Anda sarankan untuk digunakan dalam menyelesaikan berbagai persoalan? Hal ini mencakup kesadaran bahwa segalanya baik-baik saja, penyelarasan fisik, hingga penciptaan rasa kesatuan demi mengatasi masalah di mana seseorang merasa terasing dari suatu topik? Saya tidak menyatakan bahwa kondisi ini tidak alami, namun ia tampaknya membutuhkan persiapan atau upaya tertentu agar bisa dikenali, mungkin karena orientasi semacam ini tidak lazim di dunia modern—ini bukanlah sesuatu yang semudah merogoh saku sendiri.

❗️ JAWABAN lee:

Anda dengan mahir telah memutarbalikkan segalanya. 'Aku Ada' adalah apa yang Anda rasakan dan jati diri Anda yang sesungguhnya saat ini—Anda tidak perlu mencari ke mana-mana—cukup tunjuk diri Anda sendiri, dan Anda sudah mengarah ke tujuan yang tepat. Perhatikan bahwa Anda tidak menunjuk dahi saat merujuk pada diri sendiri, melainkan menunjuk dada—ke arah Jantung Anda.

Jadi, menyebut diri Anda sebagai tingkatan ketiga samadhi itu ibarat menyebut Bumi sebagai 'sarana untuk menanam stroberi' atau menganggap genangan air sebagai 'tahap awal dari samudra'.

Sebenarnya, samadhi justru merupakan 'kondisi yang tidak alami' bagi sang 'Aku Ada', dalam artian Jati Diri harus dirasakan melalui struktur tubuh yang sangat kompleks.

52 Tampilan

Sumber-sumber

  • Сайт автора lee

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.