Pada pertengahan Oktober tahun 2026, musim lapangan di formasi Durupınar di Turki timur praktis telah berakhir. Peralatan pengeboran berhenti, tim mengemasi perlengkapan. Namun justru sekarang penelitian memasuki tahapnya yang paling krusial, hampir final. Ratusan sampel yang diambil dari perut bukit sepanjang sekitar 157 meter telah dikirim untuk analisis laboratorium yang mendetail. Berbulan-bulan survei radar, elektrotomografi, pemetaan, dan pengeboran berganti dengan penantian: kini tanah harus berbicara dalam bahasa kimia, mineralogi, dan jejak organik.
Pengeboran menjadi titik balik musim ini. Sumur bor mencapai kedalaman sekitar 20 meter. Para peneliti mencatat bahwa mereka tidak menemukan batuan padat yang menyeluruh atau massa batu kapur. Yang ditemukan adalah rongga — termasuk yang terisi lumpur dan air — lapisan dengan kandungan organik yang tinggi, dan di satu tempat mata bor menghantam horizon yang begitu keras hingga mematahkan mata bornya. Sampel-sampel dikemas dengan hati-hati, dicatat berdasarkan warna dan strukturnya, lalu dikirim untuk penyimpanan. Kini justru sampel-sampel inilah yang dapat mengonfirmasi atau membantah apa yang selama puluhan tahun hanya menjadi dugaan.
A 3d scale model of the Ark as it currently rests has been completed! This model was built using the GPR Data taken at the site. A huge thank you to Field Tech for helping us build out this very important 3D display.
Seiring itu, muncul cara baru untuk melihat yang tak terlihat. Para mahasiswa universitas menciptakan model tiga dimensi formasi berdasarkan data georadar. Di dalamnya dipasang pencahayaan yang menunjukkan anomali yang terekam oleh pemindaian: struktur linear, kemungkinan koridor, zona dengan kepadatan berbeda. Model itu dipasang di pusat pengunjung tak jauh dari bukit itu sendiri. Kini siapa pun dapat tidak hanya memandang lereng yang memanjang, tetapi juga membayangkan apa yang sebenarnya coba diuraikan para peneliti di bawah tanah.
Noah’s Ark Symposium Day 1 was a huge success. Project Director and archeological professor Dr. Cenker Atila presented defense scientist Dr. Khrosrow Bakhtar’s preliminary results to Turkish officials and to others in attendance as the room filled with awe and discussions
Pada hari-hari yang sama berlangsunglah hari pertama simposium. Profesor Cengker Atila, pemimpin proyek dari pihak Universitas Sivas Cumhuriyet, memaparkan kepada pejabat resmi Turki dan para peserta hasil-hasil awal yang diperoleh Dr. Khosrow Bakhtar — ilmuwan dengan pengalaman bertahun-tahun dalam pengembangan sistem radar bawah permukaan. Menurut penyelenggara, aula bereaksi dengan antusias. Pendiri Noah’s Ark Scans, Andrew Jones, yang telah menekuni tempat ini selama sekitar tiga puluh tahun, menerima sebuah penghargaan. Tim menegaskan: hasil lengkap tahun 2026 akan tersedia setelah verifikasi independen oleh para ahli.
Salah satu argumen utama para penentang versi tentang bangunan kuno berbunyi demikian: bukit itu hanyalah bentuk alami yang terbentuk akibat penghalang batuan dan aliran lumpur. Para peneliti menjawab bahwa orientasi formasi tidak sesuai dengan hal itu — ujung yang runcing menghadap ke atas lereng, sedangkan yang membulat menghadap ke bawah. Selain itu, baik pemindaian mendalam maupun pengeboran hingga 20 meter tidak mengungkap dasar batuan asli yang menyeluruh.
Kini tibalah tahap yang tenang namun menentukan. Laboratorium-laboratorium akan menganalisis komposisi tanah, mencari jejak organik, kemungkinan sisa-sisa kayu, atau penanda lain. Jika data mengonfirmasi adanya struktur buatan yang bertahan di bawah lapisan tanah dan batu, hal ini dapat secara nyata mengubah gambaran sejarah kuno yang selama ini dikenal. Kisah tentang air bah sedunia dan bahtera yang berhenti di pegunungan Ararat tidak lagi sekadar legenda dan akan memperoleh bukti material. Dan hal itu, pada gilirannya, akan memaksa kita meninjau ulang kronologi, cara orang memahami masa lalunya, serta batas-batas dari apa yang dianggap terbukti.
Formasi Durupınar masih tetap menjadi misteri. Apa yang diangkat dari tanah pada musim gugur ini dapat memperkuat intriknya, atau mengubah arahnya. Penelitian telah memasuki fase ketika jawaban sudah dekat — dan justru karena itulah minat terhadapnya semakin tumbuh.
