Mitos tentang guru spiritual: 3 jebakan pikiran yang menghalangi Anda melihat jawaban

Penulis: lee author

Mitos tentang guru spiritual: 3 jebakan pikiran yang menghalangi Anda melihat jawaban-1
Mengapa mencari guru adalah perangkap bagi pikiran.

Apakah manusia memerlukan guru spiritual

❓PERTANYAAN:
Apakah Anda setuju dengan pendapat bahwa setiap orang memerlukan guru spiritual? Bagaimana Anda memahami definisi ini?
❗️JAWABAN lee:

Kata «diperlukan» mengganggu saya sama seperti kata «spiritual».
Sebenarnya, ini adalah proses otomatis. Ketika Anda meminta pengetahuan, jawaban selalu datang kepada Anda.
Ya, ada orang-orang yang mampu menyampaikan pengetahuan — para guru. Tetapi ada banyak situasi dan orang yang datang sebagai jawaban atas permintaan Anda, dan mereka bahkan tidak berpikir untuk mengajari Anda — itu justru cerminan Anda, permintaan Anda yang sedang bekerja.
Tetapi «diperlukan» — itu lebih merupakan jebakan pikiran, yang akan «memilih dari daftar yang benar», bukan melihat pada apa yang tercermin sesuai permintaannya.
Demikian pula «spiritual» — di sini pun tersembunyi anggapan-anggapan pikiran — ia tidak melihat pada permintaan, melainkan mencari yang «lebih spiritual» menurut pemahamannya sendiri.
Anda tahu, ketika Yesus, Zarathustra, dan Buddha datang, mereka pada awalnya justru dianggap «tidak spiritual», karena mereka bertentangan dengan konsep lama tentang tatanan dunia.
Dengan demikian, guru sejati Anda harus meruntuhkan sistem pengetahuan Anda untuk membuka jalan menuju yang baru. Dan pada setiap tahap penting kehidupan, selalu ada seseorang yang muncul dalam lingkaran persepsi Anda.

54 Tampilan

Sumber-sumber

  • Сайт автора lee

Komentar

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.