Ilusi Tentang Gagasan Pemisahan
❓ PERTANYAAN:
Lee yang terhormat, saya baru saja menemukan informasi mengenai sistem tipologi kasta yang membagi manusia menjadi Pekerja, Pedagang, Kesatria, dan Penyihir. Konsep ini tampak sangat menarik dan mampu menjelaskan banyak hal dengan mudah. Namun, bukankah ini sebenarnya hanyalah bentuk lain dari ide pemisahan yang memecah belah? Muncul anggapan bahwa ada kelompok 'kita' dan ada kelompok 'luar' sehingga kita tidak akan pernah bisa saling memahami satu sama lain... Padahal, konon kita bisa belajar membedakan mana kawan dan mana lawan guna membangun jarak sosial yang diperlukan. Apakah pandangan seperti ini memang benar?
❗️ JAWABAN lee:
Tepat sekali, Anda sedang ditawari sebuah gagasan pemisahan yang dikemas secara estetis hanya untuk merasionalisasi perpecahan tersebut. Kebohongan akan selalu terasa selaras dengan pengalaman hidup, namun ia akan selalu meninggalkan kesan yang tidak sedap. Kebenaran memiliki tingkat kerumitan yang lebih tinggi karena ia melampaui batasan pengalaman, sehingga seseorang harus memiliki keinginan untuk menjadi Sosok yang Lebih Besar terlebih dahulu agar kebenaran tersebut dapat meresap dengan baik. Sebaliknya, kebenaran sejati akan selalu memancarkan "aroma yang harum"—ia akan terasa sebagai getaran batin, sensasi merinding yang halus, serta kehangatan yang memenuhi hati.




