Jepang kembali menjadi nomor 1 dalam pariwisata dunia

Diedit oleh: Svitlana Velhush

Jepang merebut kembali posisi pertama dalam indeks Travel & Tourism Development Index 2026 World Economic Forum, mengungguli Amerika Serikat dan Spanyol. Hasil ini merupakan buah tidak hanya dari warisan budaya yang kaya dan infrastruktur yang maju, tetapi juga dari kebijakan yang terarah untuk menyebarkan arus wisatawan ke luar pusat-pusat tradisional — Tokyo, Kyoto, dan Osaka.

Pada tahun 2025, negara itu dikunjungi oleh rekor 42,7 juta tamu asing, dan pengeluaran mereka mencapai 59,7 miliar dolar. Pemerintah dan organisasi industri pun gencar mempromosikan rute-rute daerah, memperbaiki konektivitas transportasi, dan memperluas peluang visa. Langkah-langkah tersebut memungkinkan berkurangnya beban pada destinasi populer dan melibatkan prefektur-prefektur terpencil dalam ekonomi pariwisata.

Indeks TTDI menilai tidak hanya kesiapan menerima wisatawan, tetapi juga keberlanjutan pembangunan: kualitas transportasi udara dan darat, daya saing harga, keamanan, serta distribusi sumber daya budaya dan alam. Jepang menunjukkan hasil yang tinggi di semua bidang ini, terutama dalam hal sumber daya nonkomersial — universitas, perusahaan internasional, dan situs warisan UNESCO.

Eropa secara keseluruhan mempertahankan posisi yang kuat: enam negara dari sepuluh besar — Spanyol, Prancis, Jerman, Inggris Raya, Swiss, dan Italia. Namun, justru pengalaman Jepang dalam menyebarkan wisatawan yang menonjol di tengah masalah global overtourism. Negara itu menunjukkan bagaimana pertumbuhan arus masuk yang memecahkan rekor dapat dipadukan dengan pelestarian keaslian dan pengurangan risiko konsentrasi.

Menurut data laporan tersebut, keberhasilan Jepang sebagian besar dijelaskan oleh perluasan geografi perjalanan dan penarikan tamu dari pasar-pasar baru. Ini bukan sekadar statistik — ini adalah penataan ulang nyata peta pariwisata, di mana kuil-kuil provinsi, bengkel kerajinan, dan taman alam mendapat peluang yang setara untuk perhatian para pelancong.

Pelajaran utama dari indeks TTDI 2026 adalah bahwa kepemimpinan yang berkelanjutan dalam pariwisata menuntut tidak hanya infrastruktur dan budaya, tetapi juga strategi yang matang dalam mendistribusikan arus.

37 Tampilan

Sumber-sumber

  • World’s Best Countries For Travel And Tourism In 2026, According To TTDI Index

Komentar

Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.