Amerika Serikat Mengalokasikan Hampir $2 Miliar untuk Kesehatan dan Bantuan Kemanusiaan Melalui Organisasi Keagamaan

Diedit oleh: Tatyana Hurynovich

The State Department on Thursday announced nearly $2 billion in partnerships with faith-based organizations including World Vision, ​Samaritan's Purse, and Compassion International to ⁠deliver global health ​and humanitarian assistance, calling it the ⁠largest such allocation

Reply

Departemen Luar Negeri Amerika Serikat mengumumkan alokasi hampir 2 miliar dolar AS untuk kemitraan dengan organisasi keagamaan dan komunitas. Dana ini akan disalurkan untuk kesehatan global dan bantuan kemanusiaan di seluruh dunia.

Ini merupakan alokasi bantuan asing terbesar di sektor kesehatan kepada organisasi berbasis agama dalam lebih dari 20 tahun terakhir. Pernyataan ini menegaskan komitmen pemerintahan Trump untuk bekerja sama dengan mitra yang telah terbukti efektif dalam kondisi paling menantang sekalipun.

Dari total tersebut, 1,4 miliar dolar AS akan dialokasikan untuk memperkuat layanan kesehatan terintegrasi. Melalui inisiatif Faith and Community Initiative Award, World Vision dan konsorsium mitra lokal akan menerima hingga 850 juta dolar AS selama lima tahun untuk mendukung lebih dari 2.500 rumah sakit, klinik, dan pusat kesehatan di 17 negara.

Tambahan 570 juta dolar AS akan langsung disalurkan ke rumah sakit dan klinik berdasarkan nota kesepahaman dengan pemerintah negara-negara tersebut. Hasilnya, setidaknya 80% sumber daya akan digunakan untuk penyediaan layanan medis langsung kepada pasien—peningkatan signifikan dibandingkan angka sebelumnya yang hanya 35–40%.

Sebanyak 538 juta dolar AS lainnya akan dialokasikan untuk tanggap kemanusiaan. Dana ini, melalui Samaritan’s Purse dan konsorsium World Vision dengan Compassion International, ditargetkan menjangkau 7 juta orang di 16 situasi krisis. Lebih dari 100 juta dolar AS akan segera tersedia untuk respons bencana alam di 23 negara rentan.

Para mitra ini memiliki pengalaman luas: Samaritan’s Purse beroperasi di lebih dari 100 negara dan dengan cepat mendirikan rumah sakit lapangan, World Vision pada tahun 2025 menjangkau 35,6 juta orang dalam 104 situasi darurat, sementara Compassion International bekerja sama dengan puluhan ribu gereja lokal di 29 negara.

Di banyak negara penerima bantuan AS, penyedia layanan kesehatan berbasis agama mengelola 40% atau lebih dari seluruh fasilitas medis. Memanfaatkan jaringan mereka memungkinkan bantuan disampaikan lebih cepat dan efektif ke tempat yang paling membutuhkan.

3 Tampilan

Sumber-sumber

  • United States Announces Historic $2 Billion in Health and Humanitarian Assistance to Faith-Based Organizations

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.