Pada Mei 2026, sejumlah mobil otonom Waymo terjebak di sebuah jalan buntu di pinggiran kota Atlanta akibat kegagalan algoritma kecerdasan buatan (AI) yang membuat kendaraan tersebut tidak mampu mendeteksi manuver putar balik yang aman.
Menurut keterangan saksi mata, kendaraan-kendaraan tersebut memblokir akses jalan selama beberapa jam hingga teknisi melakukan pengaturan ulang sistem secara jarak jauh dan mengarahkan mereka ke rute alternatif.
Para analis mencatat bahwa insiden ini menyoroti kerentanan model AI saat ini ketika menghadapi situasi jalan yang tidak standar, terutama di area yang tidak memiliki marka atau rambu lalu lintas yang jelas.
Para ahli menekankan bahwa kejadian semacam ini mendorong perusahaan untuk mempercepat penerapan sistem hibrida yang melibatkan elemen kendali manusia di zona-zona yang rumit.
Peristiwa tersebut memicu diskusi luas mengenai keandalan transportasi otonom serta perlunya pengujian yang lebih ketat sebelum teknologi ini diterapkan secara massal di lingkungan perkotaan.



