Dalam kunjungan bersejarah Perdana Menteri Kanada Mark Carney ke Turki, para pemimpin kedua negara mengumumkan dimulainya negosiasi perjanjian perdagangan bebas.
Ini adalah kunjungan bilateral pertama perdana menteri Kanada ke Turki. Carney bertemu dengan Presiden Recep Tayyip Erdoğan di Ankara pada 22 Oktober 2026.
Kedua pihak meluncurkan kemitraan strategis yang didukung oleh rencana aksi tiga tahun. Kemitraan ini mencakup empat bidang: perdagangan dan investasi, pertahanan dan keamanan, energi, serta hubungan antarmasyarakat.
Putaran pertama negosiasi perjanjian perdagangan bebas yang komprehensif akan berlangsung di Ankara dari 30 November hingga 4 Desember 2026.
Perdagangan bilateral tumbuh hampir 50% sejak 2020 dan kini bernilai sekitar 3–4,3 miliar dolar. Para pemimpin berharap dapat meningkatkannya terlebih dahulu menjadi 5 miliar, lalu menjadi 10 miliar dolar.
Selain itu, ditandatangani pula nota kesepahaman antara Export Development Canada dan Türk Eximbank mengenai proyek bersama di negara ketiga, serta diperbarui perjanjian angkutan udara.
Kunjungan ini berlangsung di tengah upaya Kanada untuk mendiversifikasi perdagangan dan mengurangi ketergantungan pada Amerika Serikat. Turki, sebagai anggota NATO, dipandang sebagai mitra yang menjanjikan dengan ekonomi dinamis dan akses ke pasar Eropa, Asia, dan Timur Tengah.
Bagaimana hal ini akan memengaruhi hubungan jangka panjang kedua negara?
Erdoğan mencatat bahwa kemitraan harus membuahkan hasil nyata, bukan sekadar di atas kertas. Carney menegaskan bahwa benih kerja sama baru telah ditanam untuk kesejahteraan kedua bangsa.

