Iran dan Oman Sepakat Membagi Pendapatan dari Selat Hormuz, tetapi Pembukaannya Bergantung pada AS

Diedit oleh: Tatyana Hurynovich

Iran dan Oman telah mencapai kesepakatan mengenai pembagian perairan Selat Hormuz dan pendapatan dari pelayaran. Hal ini dinyatakan oleh juru bicara resmi Korps Garda Revolusi Islam Iran, Hossein Mohebbi.

Menurutnya, selama negosiasi, kedua pihak menyepakati bagian masing-masing negara di perairan selat dan pendapatan darinya. Negosiasi berlangsung sekitar satu bulan, dan hasilnya memuaskan kedua belah pihak.

Namun, Mohebbi menegaskan: kesepakatan dengan Oman tidak berarti pembukaan selat secara langsung. AS dituduh melakukan sabotase terhadap negosiasi, yang menunda penyelesaian masalah.

"Jika Amerika Serikat berhenti menghalangi dan kembali ke memorandum, kami dapat membuka Selat Hormuz dalam kerangka kesepakatan yang dicapai," demikian media Iran mengutip perwakilan IRGC. "Jika AS tidak menerima syarat kami, selat tidak akan dibuka dalam keadaan apa pun."

Teheran mengaitkan pembukaan baru dengan pelaksanaan memorandum penghentian konflik, termasuk penghentian pertempuran di semua lini dan pencabutan blokade laut terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran.

Sebelumnya, Iran dan Oman membahas pembentukan koridor pelayaran sementara di bawah pengelolaan bersama dan operasi pembersihan ranjau bersama. Negosiasi mengenai rute permanen dapat berlangsung selama 30–60 hari.

Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, merinci: masuk ke Teluk Persia melalui perairan Iran, keluar melalui perairan Oman, sementara kapal-kapal di kedua rute melewati perairan teritorial Iran. Lebar rute transit yang disepakati adalah tujuh mil.

Kapal perang dari negara mana pun tidak akan dapat menggunakan selat tersebut, hanya kapal dagang. Iran mempertahankan kendali penuh atas selat tersebut, kata Gharibabadi.

Oman secara publik tidak mengonfirmasi semua rincian kesepakatan pendapatan. Pernyataan sebagian besar berasal dari pihak Iran.

Sementara selat tetap ditutup, yang memengaruhi pasokan energi global. Situasi ini menegaskan peran kunci AS dalam setiap keputusan akhir mengenai Selat Hormuz.

2 Tampilan

Sumber-sumber

  • Iran and Oman reach Hormuz deal, but reopening hinges on US compliance

Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:

🚨 BREAKING: Canada retaliates on Trump’s America with upto 50% tariff on 700+ US products, effective Sept 8, after trade talks collapsed this week. Steel and aluminum doubled to 50%. ~$20B in US imports hit. Dollar for dollar, Carney says, calling Trump’s move “a war.”

Image
Image
Reply
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.