šŸ¤– AI kini belajar mencukur orang. Para barber sedikit tegang

Diedit oleh: Svitlana Velhush

šŸ¤– AI kini belajar mencukur orang. Para barber sedikit tegang-1
AI telah mencapai barbershop: robot-robot sudah diajarkan untuk mencukur orang.

Yah, begitulah. Mula-mula AI menulis teks, lalu menggambar, lalu masuk ke kantor-kantor — dan sekarang ia sampai ke pisau cukur.

14 September 2026 tahun, seorang industrialis India Harsh Goenka mempublikasikan video yang memperlihatkan seorang barber dengan tenang mencukur klien, dipenuhi kamera, sensor, dan sistem penangkapan gerak. Video itu cepat menyebar di internet.

Semuanya tampak seolah-olah kunjungan biasa ke barbershop tiba-tiba berubah menjadi laboratorium rahasia.

Sistem itu merekam gerakan tangan sang ahli, posisi tubuh, sudut, dan teknik kerjanya. Data semacam itu berpotensi digunakan untuk melatih AI dan sistem robotik melakukan tindakan fisik yang rumit — termasuk memotong rambut dan mencukur.

Goenka sendiri bercanda bahwa kini bahkan pekerjaan para barber pun bisa terancam.

Dan di sinilah internet mengajukan pertanyaan paling logis:

siapa yang pertama kali rela duduk di depan robot berpisau cukur tajam?

Karena lain halnya ketika AI membuat kesalahan dalam teks.

Dan hal yang sama sekali berbeda:

— Potong sampingnya lebih pendek, tolong.
— Sedang saya lakukan.
— Hati-hati ya.
— Memperbarui sistem…
— Maaf, memperbarui apa?!

Para pengguna pun menyikapi ide ini dengan hati-hati. Sebagian menyatakan bahwa jenggot tetap lebih tenang dipercayakan kepada manusia sungguhan, sebagian lagi mengingatkan: barbershop bukan hanya soal rambut dan jenggot, tetapi juga obrolan, saran, dan pembahasan wajib tentang apa yang sebenarnya terjadi dalam hidup.

Jadi profesi barber untuk sementara ini agaknya masih aman.

Setidaknya sampai robot bisa sekaligus mencukur, mengobrol, dan dengan yakin berkata:

«Bro, kalau bagian sampingnya dipendekkan, hasilnya bakal benar-benar sempurna».

Namun untuk barbershop robotik di masa depan, kami tetap ingin menyarankan satu fungsi wajib:

tombol «STOP» merah besar.

Dan sebaiknya tepat berada dalam jangkauan tangan klien. šŸ˜„

7 Tampilan

Sumber-sumber

  • "Even Barbers' Jobs May Be At Risk": Harsh Goenka Shares Video Of AI Learning To Shave

Komentar

Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:

Replying to @agentcommunity_

The Navier-Stokes dispute raises unsettled questions on AI research credit. Mathematicians Buckmaster and Alpƶge reportedly made progress with AI assistance; reports claim OpenAI then prompted models on the same direction and possibly dropped Alpƶge from authorship. OpenAI denies

Emad
Emad
@EMostaque

Wow, Navier-Stokes drama This statement is worth reading in full from Tristan Buckmaster discussing his work with @__alpoge__ and OpenAI’s upcoming Condition C/D result (!) Crazy cims.nyu.edu/~tristanb/stat… mastodon.social/@tristanbuckma…

Image
Reply
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.