Leclerc Akhiri Puasa Kemenangan: Ferrari Berjaya di Silverstone, Red Bull Kehilangan Poin Akibat Masalah Sayap

Penulis: Svitlana Velhush

Pembalap paling tertekan dalam sejarah...

Balapan penuh drama tersaji di Silverstone! 🏎️

Pembalap Ferrari, Charles Leclerc, berhasil memenangi Grand Prix Inggris 2026 yang sekaligus menjadi kemenangan perdananya musim ini serta yang pertama di sirkuit tersebut. Balapan ini berakhir di bawah kawalan safety car menyusul insiden yang menimpa Max Verstappen.

Poin-poin penting:

- Podium: 1. Leclerc (Ferrari), 2. George Russell (Mercedes), 3. Lewis Hamilton (Ferrari).

- Masalah Red Bull: Max Verstappen sedang bersaing ketat untuk memperebutkan podium, namun beberapa lap menjelang finis (di tikungan Stowe), ia mengalami masalah teknis pada sayap belakang (serupa dengan insiden di Austria). Mobilnya kehilangan kendali hingga Max tergelincir ke area gravel dan terpaksa gagal finis. Ia secara terbuka menyatakan sudah "muak" (fed up) dengan masalah yang terus berulang ini.

- Jalannya balapan berlangsung kacau: mulai dari kendala yang dialami peraih pole position Kimi Antonelli, hingga kemunculan safety car di akhir lomba. Ferrari tampil sangat kompetitif, sementara Red Bull menghadapi masalah keandalan yang serius pada musim 2026 ini.

Hasil Balapan (5 Besar):

  1. Charles Leclerc (Ferrari) β€” Pemenang (kemenangan perdana musim ini dan di Silverstone).
  2. George Russell (Mercedes).
  3. Lewis Hamilton (Ferrari).
  4. Lando Norris (McLaren).
  5. Isack Hadjar (Red Bull).

Balapan berakhir di bawah kawalan safety car akibat insiden yang menimpa Verstappen. Meski start dari posisi kedua, Leclerc mampu mengontrol ritme balapnya dengan percaya diri dan meraih kemenangan di tengah kekacauan di akhir lomba.

Apa yang Terjadi dengan Max Verstappen?

Max tengah berpeluang naik podium (berebut posisi ketiga), namun sekitar 4–6 putaran sebelum finis di tikungan Stowe, sayap belakang mobilnya mengalami kegagalan (masalah pada DRS atau mekanismenya yang serupa dengan di Austria). Mobilnya seketika kehilangan stabilitas, membuat Max terlempar ke gravel dan tidak bisa melanjutkan balapan.

Ia sangat marah melalui radio tim dan setelah balapan: ia menyebut masalah tersebut "berbahaya" dan mengaku sudah "muak" (fed up) dengan masalah teknis yang terus menghantui Red Bull (mulai dari sayap, mesin, hingga sasis). Pihak tim mengonfirmasi bahwa mereka memahami rasa frustrasi yang dialaminya.

Hal ini menjadi pukulan telak bagi persaingan perebutan gelar juara, mengingat Red Bull terus berkutat dengan masalah reliabilitas sepanjang musim 2026.

30 Tampilan

Sumber-sumber

  • formula1

  • formula1

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.