Dalam laporan 2026 dari Badan Obat-obatan Kanada, pengobatan regeneratif digambarkan sebagai bidang yang mampu mengubah tujuan terapi: alih-alih meringankan gejala, yaitu memulihkan fungsi biologis sel, jaringan, dan organ yang rusak.
Dokumen “2026 Watch List: Regenerative Medicine” disiapkan oleh CDA-AMC dan diterbitkan pada 22 April 2026. Ini adalah tinjauan horizontal tahunan yang menyoroti lima platform teknologi dan lima isu terkait yang berpotensi berdampak signifikan pada sistem perawatan kesehatan Kanada dalam lima tahun ke depan. Sebanyak 20 pakar dari berbagai disiplin ilmu, termasuk pasien mitra, serta data literatur, laporan industri, dan lokakarya metode pendekatan prioritas yang dimodifikasi James Lind berpartisipasi dalam penyusunan daftar.
Menurut sumber tersebut, pengobatan regeneratif bergantung pada kemajuan dalam pengeditan gen, terapi sel punca, rekayasa jaringan, dan pendekatan lainnya. Kanada telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan bidang ini, namun banyak teknologi, bahkan yang dikembangkan di dalam negeri, masih sulit diakses dalam sistem perawatan kesehatan nasional. Laporan tersebut menggarisbawahi perlunya mengidentifikasi hambatan di seluruh siklus hidup produk, mulai dari penelitian hingga implementasi.
Daftar platform dan isu secara khusus berfokus pada contoh-contoh praktis: teknologi spesifik, uji klinis, dan inisiatif. Contoh-contoh ini berfungsi sebagai ilustrasi, bukan daftar lengkap, dan tidak menyiratkan persetujuan dari badan tersebut. Tujuannya adalah untuk membantu para pengambil keputusan mempersiapkan diri sebelumnya untuk perubahan sistemik yang akan diperlukan untuk mewujudkan potensi manfaat pengobatan regeneratif bagi pasien, klinisi, dan seluruh sistem.
Sumber tersebut mencatat bahwa identifikasi dini platform dan isu semacam itu memungkinkan pembentukan kebijakan, infrastruktur, dan pendekatan peraturan bahkan sebelum adopsi luas. Laporan tersebut menyoroti sifat multidisiplin dari bidang ini: keberhasilan bergantung pada koordinasi antara peneliti, klinisi, regulator, pasien, dan sistem pendanaan.
Menurut data CDA-AMC, fokus pada pengobatan regeneratif dalam Daftar Pantau 2026 bertujuan untuk mendukung antisipasi perubahan dan memastikan bahwa manfaat potensial tersedia dalam praktik klinis nyata.




