Pada 16 Agustus 2026, pukul 10:00 waktu New York, orang-orang di seluruh dunia akan bertepuk tangan serentak. Ini adalah Hari Tepuk Tangan Sedunia (World Clap Day) — sebuah perayaan baru yang dirayakan setiap tahun pada hari dan jam yang sama.
Ide ini dicetuskan oleh Andrea Becchis pada Desember 2025. Sejak saat itu, hampir dua juta orang telah bergabung dalam misi ini. Situs web resminya menyebut acara ini sebagai “momen kemanusiaan terbesar dalam sejarah.”
Di checkiday.com, perayaan ini digambarkan sebagai momen persatuan dan dukungan. Tagar yang terkait menunjukkan tema kesadaran, advokasi, dan cinta. Tagar dan merchandise membantu menyebarkan ide ini lebih luas.
Di situs worldclapday.com, terdapat “Tembok Tepukan” — daftar nama para partisipan awal. Setiap orang bisa menambahkan nama mereka atau membeli kaus untuk menyebarkan informasi tentang hari ini kepada orang lain. Tersedia juga ruang obrolan (chat) tempat diskusi langsung sedang berlangsung.
Waktu tepukan dihitung berdasarkan zona waktu New York, namun setiap kota dapat menemukan waktu lokal mereka di situs tersebut. Satu tepukan menjadi sinyal bahwa manusia mampu bertindak bersama.
Bagaimana jika isyarat sederhana semacam ini justru mengingatkan kita akan betapa eratnya hubungan kita?

