2 Oktober mengumumkan para finalis Nikon Comedy Wildlife Awards 2026 — kompetisi tahunan tempat para fotografer menangkap momen paling lucu dan tak terduga dari kehidupan satwa liar.
Tahun ini, kompetisi menerima lebih dari 10 000 karya dari 112 negara. Sebanyak 40 foto tunggal, tiga karya peserta berusia di bawah 16 tahun, empat portofolio, dan sembilan video lolos ke babak final.
Dan pilihannya sungguh luar biasa.
Ada kaiman yang rambutnya hampir sempurna berkat ganggang. Reptil itu mengintip dari air dengan raut makhluk yang sangat yakin: hari ini penampilannya istimewa.
Ada macan tutul yang hampir berdiri di atas kaki depannya di dahan pohon. Sepertinya cara berjalan biasa sudah membosankannya dan ia memutuskan beralih ke senam artistik.
Ada beruang kutub dan seekor camar kecil, yang duduk berhadapan di atas es seolah sedang membicarakan sesuatu yang sangat penting. Lagi pula, beruang itu jelas mendengarkan dengan saksama.
Favorit tersendiri — ikan dengan mulut terbuka lebar dan ekspresi yang benar-benar terkejut. Foto itu diberi judul “Apa aku ketiduran dan melewatkan alarm?” — dan ia tampak persis seperti orang yang tiba-tiba sadar bahwa hari kerja sudah dimulai empat puluh menit yang lalu.
Di babak final ada juga belalang sembah yang mengambil pose begitu memukau sehingga fotografernya menamai gambar itu Sexy Mantis, burung mungil yang sedang marah, bunglon yang seolah berlari melintasi lantai yang membara, dan banyak sekali adegan lain yang mustahil ditata dengan sengaja.
Dan justru inilah pesona utama kompetisi ini.
Hewan-hewan tidak didandani, tidak dipaksa berpose, dan tidak dibuatkan adegan secara khusus. Ini adalah momen-momen nyata dari alam liar yang tertangkap pada detik yang tepat.
Fotografer hanya perlu berada di tempat yang tepat pada saat yang tepat.
Para pemenang akan diumumkan 8 Desember di London.
Namun satu hal sudah jelas sekarang:
alam tetap tidak membutuhkan penulis skenario. Kadang cukup dengan kamera dan satu detik yang sangat beruntung.



