Cahaya aneh di atas Buncrana: apa yang melintas di langit malam Donegal

Penulis: Uliana S

Video nyata dari sky cam di Buncrana (Irlandia). 3 Oktober 2026, 21:35. Sebuah objek terang di atas Donegal. Penulis: Adam Rory Porter.

Malam 3 Oktober 2026 di kota kecil Irlandia, Buncrana, di Semenanjung Inishowen, County Donegal, dimulai seperti biasa. Langit gelap di atas rumah-rumah, bintang-bintang, keheningan. Dan tiba-tiba — sebuah letupan keras. Fotografer sekaligus astrofotografer setempat, Adam Rory Porter, awalnya mengira itu adalah kembang api biasa yang seseorang luncurkan tepat di atas rumahnya. Namun ketika ia memeriksa rekaman dari kamera yang terus menyala dan mengawasi langit, di layar muncul sesuatu yang sama sekali berbeda.

Sekitar 21:35 waktu setempat, sebuah objek bercahaya aneh perlahan melintasi langit berbintang. Mula-mula kilatan atau kilau, lalu — formasi bercahaya yang memanjang dan agak kabur, mirip awan atau asap, yang bergerak melintasi langit, perlahan berubah bentuk dan menghilang. Objek itu tidak melesat cepat seperti meteor, dan tidak meninggalkan jejak terang seperti bolida pada umumnya. Lebih tepatnya, ia mengambang, seolah terbawa angin lapisan atas. Dalam video itu terlihat jelas bagaimana bintang-bintang tetap tak bergerak, sementara "sesuatu" bercahaya ini perlahan melintasi bingkai.

Porter mempublikasikan rekaman itu pada pagi hari 4 Oktober. Dalam pesannya ia menulis dengan gamblang: "Sungguh keanehan! Kami mengira ada kembang api meledak di atas rumah. Kami periksa kamera langit — dan benda ini melintasi langit. 21:35 di Buncrana, County Donegal. Ada yang melihat sesuatu juga? Sejauh yang bisa saya nilai, hari ini tidak ada roket yang diluncurkan." Ia menandai tagar #starlink dan #spacedebris — artinya sejak awal ia mempertimbangkan versi puing sampah antariksa atau satelit.

Video itu cepat menyebar. Orang-orang menuliskan berbagai macam dugaan: dari asap kembang api biasa hingga bolida — meteor terang yang menyala saat memasuki atmosfer — atau memang fragmen satelit yang terbakar di ketinggian besar. Salah satu komentator menyatakan bahwa itu mirip "kemungkinan bolida atau sampah antariksa yang meledak, lalu awan debu dan gas bergerak bersama lapisan atas atmosfer". Yang lain membandingkannya dengan jejak plasma atau debu yang kadang tersisa setelah masuknya benda berenergi tinggi ke atmosfer.

Sejauh ini belum ada konfirmasi resmi. Tidak ada satu pun lembaga astronomi atau badan antariksa yang mengeluarkan kesimpulan akhir. Yang diketahui hanyalah bahwa pada hari-hari itu memang diprediksi ada masuknya sejumlah satelit Starlink ke atmosfer, tetapi kecocokan waktu dan lintasan yang tepat di atas Buncrana belum dapat dipastikan. Mungkin itu adalah meteoroid — batu antariksa kecil yang memasuki atmosfer dan meninggalkan jejak bercahaya. Atau mungkin — memang fragmen wahana antariksa tua yang perlahan hancur di ketinggian puluhan kilometer.

Menarik bahwa objek itu tidak langsung hilang. Ia terus bergerak dan perlahan menyebar, seolah tunduk pada arus lapisan atas atmosfer. Justru inilah yang memberi peristiwa ini nuansa khusus. Kita terbiasa dengan meteor yang menyala dan padam dalam hitungan detik. Di sini — gerakan lambat, hampir anggun, dari massa bercahaya melintasi langit malam Inishowen.

Fenomena semacam ini mengingatkan betapa tipis batas yang memisahkan hal yang biasa dari yang tak terjelaskan. Setiap hari, berton-ton materi antariksa memasuki atmosfer Bumi — dari butiran debu hingga serpihan yang lebih besar. Sebagian besar terbakar tanpa terlihat. Namun kadang, seperti pada Sabtu Oktober itu di atas Buncrana, alam atau teknologi menyuguhkan pertunjukan kecil yang membuat kita berhenti dan menengadah.

Porter, orang yang bertahun-tahun merekam aurora borealis, Bima Sakti, dan fenomena langit lain di atas Donegal, sekadar merekam apa yang ditangkap lensanya. Dan kini video itu — bukan sekadar rekaman peristiwa aneh. Ini ajakan untuk merenung: apa lagi yang mungkin melintas di atas kepala kita sementara kita menatap ponsel? Langit terus menyimpan rahasianya, bahkan jika rahasia itu ternyata berasal dari Bumi atau dari antariksa. Dan rasa ingin tahu yang ditimbulkan oleh cahaya semacam itu — alasan terbaik untuk sesekali menengadahkan mata ke bintang-bintang.

18 Tampilan

Komentar

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.