❓PERTANYAAN:
Setelah kematian kepribadian, apa yang terjadi? Apakah kita langsung mengingat siapa kita? Atau kita jatuh ke dalam kehampaan untuk kembali ke bumi, sampai kita menemukan diri sebagai pencipta?
❗️JAWABAN lee:
Tahukah Anda, dari mana pertanyaan ini berasal? Dari ketidakmampuan menerima tempat-waktu di mana Anda berada TEPAT SEKARANG.
Anda sekarang dan Anda «setelah kematian» sama sekali TIDAK MENGUBAH LOKASI. Anda tetap berada di «tempat» yang persis sama. Jika Anda berpikir bahwa setelah peralihan Anda «berada di kehampaan», maka Anda harus menerima bahwa «di kehampaan» itulah Anda berada tepat sekarang.
Secara fisik, kematian mengubah cara merasakan dunia di sekitar Anda.
Mari kita sederhanakan dengan contoh berikut.
Anda mengambil suatu alat — kacamata, teropong, teleskop, atau mikroskop. Dan terus-menerus mengamati SELURUH lingkungan melalui alat itu. Katakanlah, Anda hidup begitu selama beberapa tahun. Perlahan-lahan, Anda terbiasa melihat dunia semata-mata «melalui mata teropong». Semua reaksi Anda, semua pendapat Anda tentang dunia dibentuk oleh persepsi itu.
Lalu kemudian Anda tiba-tiba melemparkan alat itu dan melihat dunia dengan mata Anda sendiri. Apa yang akan terjadi?
Pertama, gambaran persepsi akan tiba-tiba meluas.
Kedua, Anda tiba-tiba mengetahui banyak hal baru yang sebelumnya tidak Anda perhatikan.
Ketiga, Anda akan merasakan disorientasi karena «persepsi yang memadai».
Keempat, lokasi Anda akan tetap sama.
Kelima, teropong itu (seperti yang sudah Anda pahami, yang dimaksud adalah tubuh fisik) Anda tinggalkan karena tidak diperlukan lagi, sebab sekarang Anda menggunakan mata…
🔭 - Jelas!
🔬 - Tidak semua nuansa jelas! (Anda bisa menulis di komentar)





