Harga Minyak Melonjak Tajam Akibat Ketidakpastian Terkait Iran dan Selat Hormuz

Diedit oleh: Tatyana Hurynovich

Dalam beberapa hari terakhir, pasar minyak dunia menunjukkan lonjakan harga yang tajam akibat meningkatnya ketidakpastian seputar Iran dan Selat Hormuz yang strategis. Para pelaku pasar memantau dengan cermat perkembangan di kawasan tersebut, karena setiap ketegangan baru dapat memicu gangguan pasokan yang serius.

Selat Hormuz tetap menjadi urat nadi utama bagi pengiriman minyak dunia, dengan sekitar 20 persen volume global melintasi jalur tersebut. Segala ancaman pemblokiran maupun insiden militer akan segera berdampak pada harga, seperti yang telah terjadi di masa lalu.

Para analis mencatat bahwa lonjakan harga saat ini tidak hanya berkaitan dengan risiko geopolitik, tetapi juga ekspektasi mengenai kemungkinan sanksi atau langkah balasan dari Teheran. Pasar bereaksi terhadap setiap pernyataan pejabat Iran dan berita mengenai pergerakan armada laut.

Pengalaman sejarah menunjukkan bahwa krisis di sekitar Hormuz semacam ini mampu menjaga harga tetap tinggi selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan. Para investor teringat kembali pada peristiwa tahun 2019, ketika serangan terhadap kapal tanker menyebabkan kenaikan harga bahan mentah secara signifikan.

Para pakar menekankan perlunya diversifikasi rute pasokan dan pengembangan sumber energi alternatif untuk mengurangi kerentanan ekonomi global terhadap konflik regional. Hingga saat ini, pasar minyak tetap tersandera oleh dinamika politik Timur Tengah.

7 Tampilan

Sumber-sumber

  • Donald Trump tells Iran 'clock is ticking' as oil prices jump ...

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.