Honor resmi memperkenalkan Magic V6, ponsel lipat yang mulai tersedia di pasar Eropa pada 2 Juli 2026, sementara di Jerman meluncur sehari lebih awal pada 1 Juli. Perangkat yang dikembangkan selama beberapa bulan ini pertama kali dipamerkan di ajang MWC Barcelona pada bulan Maret, sebelum akhirnya dirilis di Tiongkok pada Juni lalu. Keunggulan utamanya terletak pada bodi yang sangat tipis, kapasitas baterai terbesar di kelasnya, serta integrasi kecerdasan buatan yang terhubung dengan Google Gemini.
Magic V6 diposisikan sebagai penerus lini Magic V sekaligus pesaing langsung bagi Samsung Galaxy Z Fold 7, Google Pixel 10 Pro Fold, dan Xiaomi Mix Fold. Di Spanyol, harga ritel yang disarankan adalah 2.299 Euro, namun tersedia promo peluncuran hingga 31 Juli dengan kupon diskon 600 Euro yang memangkas harganya menjadi 1.699 Euro. Khusus di Jerman, bonus ini ditambah dengan tablet Honor Pad 10 serta perlindungan layar selama dua tahun. Di negara Eropa lainnya, skema bonus ini bervariasi; misalnya di Inggris, pembeli dapat memilih antara paket produktivitas dengan Magic-Pen, headphone, dan perlindungan dua tahun, atau paket hiburan berupa proyektor dan headphone. Penawaran menarik ini berlaku hingga akhir Juli 2026.
Saat terlipat, ketebalan Magic V6 hanya 8,75 mm dan menyusut menjadi 4,0 mm saat dibuka untuk versi putih, dengan bobot seberat 219 gram. Bodinya dibekali sertifikasi IP68 dan IP69, sebuah kombinasi langka bahkan untuk ponsel biasa, dan menjadikannya yang pertama di kategori ponsel lipat. Layar luarnya berukuran 6,52 inci sementara layar fleksibel di dalam sebesar 7,95 inci, di mana keduanya mendukung refresh rate 120 Hz dengan tingkat kecerahan masing-masing mencapai 6000 nit dan 5000 nit. Engsel Honor Super Steel Hinge yang diperkuat sistem distribusi beban berbasis AI diklaim mampu bertahan hingga 500.000 kali lipatan. Kedua layar tersebut juga dilindungi oleh kaca khusus nitrida silikon dengan lapisan anti-refleksi.
Baterai berkapasitas 6660 mAh yang diusungnya merupakan yang terbesar di antara ponsel lipat saat peluncurannya. Teknologi silikon-karbon dengan densitas energi 921 Wh/L digunakan agar baterai raksasa tersebut bisa masuk ke dalam bodi yang tipis. Perangkat ini mendukung pengisian daya kabel 80W, nirkabel 66W, serta fitur reverse wireless charging. Honor Magic V6 juga telah lulus uji ketahanan TÜV Rheinland untuk penggunaan selama 24 jam dalam mode layar internal. Dapur pacunya ditenagai prosesor Snapdragon 8 Elite Gen 5 fabrikasi 3 nm, dipadukan dengan RAM LPDDR5X 16 GB dan penyimpanan UFS 4.1 sebesar 512 GB.
Sektor kamera utamanya dibekali sensor 50 MP dengan stabilisasi optik (OIS), lensa telefoto periskop 64 MP dengan sensor 1/2 inci dan OIS, serta modul ultra-wide 50 MP. Sistem Honor AI Falcon turut menyertakan berbagai alat koreksi warna, pembuatan video berbasis AI, hingga fitur perluasan bingkai foto. MagicOS 10 yang berbasis Android 16 menyediakan asisten AI untuk pengaturan sistem cepat, pemrosesan foto, dan panduan cerdas, serta integrasi mendalam dengan Google Gemini untuk analisis gambar langsung dari kamera dan fitur berbagi layar.
Fitur unik lainnya adalah kompatibilitas lintas ekosistem dengan produk Apple. Magic V6 dapat disinkronkan dengan iPhone, Mac, AirPods, hingga Apple Watch, sehingga pengguna bisa berbagi file, sinkronisasi notifikasi, dan menggunakan layar lipatnya sebagai monitor tambahan untuk Mac hanya dengan satu sentuhan. Langkah ini merupakan pendekatan yang tidak biasa untuk perangkat Android, yang jelas-jelas menyasar pengguna yang sudah terikat dalam ekosistem Apple.
Honor menjanjikan pembaruan Android tahunan dan patch keamanan selama tujuh tahun untuk perangkat yang dijual di Uni Eropa dan Inggris, setara dengan standar Samsung serta Google Pixel dan jauh melampaui kompetitor asal Tiongkok lainnya. Hal ini mengubah nilai ekonomis smartphone tersebut secara radikal; perangkat yang tetap mendapatkan pembaruan hingga tahun 2033 bukan lagi sekadar pembelian spekulatif, melainkan investasi jangka panjang.
Di sisi kekurangan, pengujian independen belum mengonfirmasi daya tahan baterai sesungguhnya dalam penggunaan sehari-hari, meski hasil tes laboratorium terlihat mengesankan. Selain itu, di pasar Eropa hanya tersedia satu varian konfigurasi yaitu 16/512 GB. Jika dibandingkan dengan Samsung Galaxy Z Fold 7, Magic V6 lebih unggul dalam hal ketipisan yaitu 8,75 mm dibanding 8,9 mm, baterai 6660 mAh dibanding 4400 mAh, dan dukungan jangka panjang, namun masih tertinggal dalam hal ekosistem aplikasi Samsung yang sudah matang serta kedalaman integrasi dengan perangkat Samsung lainnya.
Magic V6 patut dipertimbangkan bagi mereka yang mencari ponsel lipat tertipis dan tangguh dengan baterai luar biasa, serta rela membayar untuk desain premium dan dukungan perangkat lunak jangka panjang. Penawaran ini menjadi sangat menguntungkan bagi konsumen di Eropa yang bisa mendapatkan harga promosi 1.700 Euro sebelum akhir Juli.
