Lopez dan Goldstein: Rumor Percintaan sebagai Cermin Perburuan Abadi atas Kisah Jennifer

Diedit oleh: Svitlana Velhush

Pada 16 Oktober 2026, Jennifer Lopez dan Brett Goldstein menghadiri pesta tertutup di Los Angeles yang digelar oleh manajer Cade Hudson. Keduanya datang dengan mobil yang sama, tetapi memilih tampil di hadapan para tamu secara terpisah. Lopez berjalan sambil menggandeng manajer lamanya, Benny Medina. Ia mengenakan gaun kulit dengan belahan dada rendah, sementara Goldstein datang seorang diri dalam busana serba hitam.

Sehari setelah acara itu, Page Six dan DeuxMoi mengangkat kembali kemungkinan adanya hubungan asmara di antara keduanya. Pemberitaan tersebut mengingatkan publik bahwa pada musim panas, Lopez dan Goldstein pernah membantah rumor serupa dalam acara Today. Muncul pula kisah yang lebih lama, yang menyebut keduanya sempat menjalin kedekatan singkat setelah syuting film “Office Romance”, sebelum hubungan itu “begitu saja meredup”.

Gunjingan semacam ini bisa menguntungkan hampir semua pihak, kecuali orang-orang yang menjadi pusat cerita. Tabloid memperoleh bahan untuk menarik klik, Netflix mendapat sorotan gratis bagi film tersebut, sedangkan publik kembali disuguhi kisah yang sudah akrab: kehidupan pribadi Lopez terus menjadi perhatian luas. Pengawasan terhadap dirinya semakin intens setelah perceraiannya yang ramai diberitakan dengan Ben Affleck.

Kimia yang terlihat di layar dan kabar tentang godaan di lokasi syuting, yang beredar sejak musim panas, perlahan dirangkai menjadi cerita cinta yang utuh. Sebagian penonton mungkin berharap kedekatan itu berlanjut setelah kamera berhenti merekam. Narasi tersebut terasa lebih menarik dan sederhana daripada kemungkinan bahwa dua orang dewasa bisa bekerja dengan baik, merasa cocok, tetapi tetap hanya berteman.

Bagi Lopez yang berusia 57 tahun dan Goldstein yang berusia 46 tahun, gelombang rumor terbaru mengulang pola yang sudah dikenal. Setiap kali mereka terlihat bersama, kemunculan itu dibaca sebagai petunjuk bahwa mereka berpacaran. Pertemuan di sebuah pesta, perjalanan dengan mobil yang sama, hingga kabar lama soal godaan kembali dijadikan kepingan untuk menyusun kesimpulan serupa. Padahal, hal-hal tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan adanya hubungan romantis.

Perhatian media juga membantu Goldstein tetap berada dalam sorotan setelah “Ted Lasso”, sekaligus menyoroti kiprahnya sebagai penulis skenario. Namun, rumor itu terus beredar tanpa bergantung pada informasi yang benar-benar terkonfirmasi. Keduanya belum memberikan komentar mengenai kabar tersebut. Sikap diam itu tidak menghentikan pembicaraan; justru ruang kosong yang ditinggalkannya memberi kesempatan bagi spekulasi baru dan membuat mesin rumor terus berputar kencang.

12 Tampilan

Sumber-sumber

  • Jennifer Lopez and ‘Office Romance’ co-star Brett Goldstein spark dating rumors after LA outing

Komentar

Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.