Pada tanggal 8 Mei 2026, pemerintahan di bawah kepemimpinan Presiden Donald Trump secara resmi mengambil langkah nyata pertama dalam proses panjang yang telah dinanti-nantikan, yaitu pengungkapan informasi mengenai fenomena anomali yang tidak teridentifikasi atau UAP. Departemen Perang secara khusus meluncurkan bagian baru di situs web war.gov/UFO sebagai bagian integral dari inisiatif PURSUE, yang merupakan akronim dari Presidential Unsealing and Reporting System for UAP Encounters. Materi-materi penting ini dipersiapkan melalui kolaborasi lintas sektoral yang melibatkan Gedung Putih, Kantor Direktur Intelijen Nasional di bawah pimpinan Tulsi Gabbard, FBI yang dikepalai oleh Kash Patel, serta berbagai instansi keamanan lainnya.
Sejumlah pejabat tinggi menggambarkan langkah ini sebagai sebuah bentuk keterbukaan informasi yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Amerika Serikat. Sekretaris Perang Pete Hegseth memberikan catatan penting bahwa berkas-berkas ini, yang telah disembunyikan di bawah klasifikasi rahasia selama bertahun-tahun, telah memicu berbagai pertanyaan sah dari publik, dan kini rakyat Amerika memiliki kesempatan untuk melihat dokumen tersebut secara langsung. Direktur Intelijen Nasional Tulsi Gabbard juga menyoroti pentingnya koordinasi yang solid dalam upaya komunitas intelijen, sementara Direktur FBI Kash Patel menjanjikan dukungan penuh selama dua puluh empat jam untuk mengawal proses transparansi ini.
Lantas, apa saja yang sebenarnya termasuk dalam rilis perdana ini? Materi yang dipublikasikan sebagian besar bersifat arsip dan memiliki nilai historis yang tinggi bagi para peneliti fenomena udara tak dikenal. Rincian materi tersebut mencakup beberapa poin utama sebagai berikut:
🚨 UFO FILES RELEASED - WAR.GOV/UFO
- Sebagian besar dari arsip FBI dengan kode 62-HQ-83894, yang terdiri dari sekitar 161 berkas, berisi dokumen-dokumen klasik mengenai laporan penampakan UAP yang dikumpulkan selama beberapa dekade terakhir.
- Foto-foto dari misi bulan Apollo 12 dan Apollo 17 yang menampilkan berbagai citra anomali, yang sering kali terlihat sebagai titik-titik buram atau objek yang memancarkan cahaya di cakrawala bulan.
- Terdapat pula video dan laporan mengenai orbs atau objek berbentuk bulat yang direkam oleh personel militer serta pilot profesional, meskipun kualitas visual dari materi ini sebagian besar masih tergolong rendah dan menyerupai cahaya samar.
- Rilis ini juga mencakup dokumen dari berbagai lembaga pemerintah, mulai dari laporan Pentagon, NASA, Departemen Luar Negeri, hingga layanan intelijen, yang berisi kesaksian saksi mata, memo analitis, dan kasus-kasus bersejarah yang beberapa di antaranya sudah sempat diketahui publik melalui kebocoran sebelumnya.
Anggota Kongres Anna Paulina Luna menyambut gembira publikasi ini dan menyebutnya sebagai sebuah langkah awal yang luar biasa bagi transparansi pemerintah. Menurut keterangannya, gelombang kedua yang akan menampilkan lebih banyak video tambahan diperkirakan akan dirilis dalam waktu sekitar 30 hari ke depan, dengan materi-materi selanjutnya yang akan dipublikasikan secara rutin dan bertahap. Di sisi lain, Anggota Kongres Tim Burchett menambahkan bahwa meskipun rilis pertama ini sangat signifikan, hal tersebut hanyalah setetes air di dalam ember jika dibandingkan dengan rahasia besar yang masih tersimpan. Ia bahkan memberikan isyarat kuat bahwa kejutan besar akan segera datang, menandakan sesuatu yang benar-benar mengesankan di masa depan.
Reaksi masyarakat terhadap pengumuman ini terpantau cukup beragam. Sebagian pihak menyambut baik dimulainya kerja sistematis dan adanya koordinasi yang jelas antarlembaga pemerintah yang selama ini terkesan tertutup. Namun, sebagian lainnya merasa sedikit kecewa karena banyak gambar dan video yang ditampilkan terlihat sudah cukup akrab bagi para pengamat dan kualitasnya masih meninggalkan banyak tanda tanya. Para pakar di bidang ini mencatat bahwa fenomena transparansi terkendali seperti ini merupakan hal yang lumrah terjadi pada tahap-tahap awal pengungkapan informasi yang sangat sensitif oleh pihak otoritas.
Proses pengungkapan ini sebenarnya baru saja dimulai dan publikasi pertama ini bukanlah sebuah titik akhir, melainkan awal dari pergerakan konsisten menuju keterbukaan informasi yang lebih luas. Minggu-minggu dan bulan-bulan mendatang akan menjadi pembuktian seberapa jauh pemerintah bersedia melangkah dalam menyinari salah satu misteri paling menarik di zaman modern ini. Untuk saat ini, masyarakat diharapkan untuk mempelajari dokumen-dokumen baru tersebut dengan penuh ketelitian sambil menunggu rilis berikutnya, sembari tetap berpegang teguh pada fakta dan menghindari ekspektasi yang berlebihan.

