JWST Mengamati Semburan Sering di Dekat Lubang Hitam Bima Sakti
Para astronom menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb (JWST) telah mengamati semburan cahaya yang sering terjadi di dekat Sagitarius A*, lubang hitam supermasif di pusat Bima Sakti. Pengamatan sepanjang tahun 2023 dan 2024 mengungkapkan bahwa semburan ini terjadi setiap hari, bervariasi durasinya dari detik hingga periode yang lebih lama. Studi yang diterbitkan dalam The Astrophysical Journal Letters, menunjukkan bahwa Sagitarius A* terus-menerus aktif, tidak seperti lubang hitam supermasif lainnya. Semburan berasal dari cakram akresi, cakram berputar dari gas panas dan debu tepat di luar horizon peristiwa. Para peneliti mengamati lima hingga enam semburan besar setiap hari, bersama dengan kilatan yang lebih kecil. Perubahan aktivitas dikaitkan dengan aliran material yang tidak dapat diprediksi ke dalam cakram akresi, dengan semburan pendek berpotensi disebabkan oleh pergeseran turbulen di dalam cakram dan semburan yang lebih besar mungkin disebabkan oleh peristiwa rekoneksi magnetik. Sebuah studi sebelumnya menunjukkan bahwa Sagitarius A* mengalami semburan besar di beberapa abad terakhir, berpotensi karena mengonsumsi sebuah planet.
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?
Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.