Google mengumumkan investasi terbesarnya di Eropa: setidaknya 13 miliar euro untuk pengembangan infrastruktur AI di Finlandia.
Dana tersebut akan digunakan untuk memperluas pusat data yang ada di Hamina dan membangun fasilitas baru di Kajaani, Muhos, dan Vaala pada tahun 2027–2028.
Perusahaan juga menandatangani kontrak pembelian listrik selama 22 tahun hingga 50% dari pembangkit listrik tenaga nuklir Loviisa milik operator Fortum — ini adalah kontrak serupa pertama Google di luar AS.
Selain itu, direncanakan proyek energi bersih, termasuk kapasitas angin dan baterai sebesar 94 MW, serta peningkatan jaringan listrik.
Menurut perkiraan Google, selama konstruksi, investasi ini akan menambah rata-rata 3,6 miliar euro per tahun ke PDB Finlandia dan mendukung lebih dari 37 ribu lapangan kerja, di antaranya sekitar 16 ribu di sektor konstruksi.
Setelah beroperasi, fasilitas tersebut akan menyediakan sekitar 7 ribu lapangan kerja tetap dengan gaji 24% di atas median nasional.
Google telah beroperasi di Finlandia selama 15 tahun, dimulai dari Hamina, dan menyebut proyek ini sebagai yang terbesar di Eropa dalam sejarahnya.
Investasi ini juga mencakup 31 juta euro untuk mendukung komunitas lokal, pendidikan, dan program AI di empat kotamadya.

