Pada 28 Agustus 2026, Bulan hampir sepenuhnya tenggelam dalam bayangan Bumi. Pada saat puncak, sekitar 96 persen piringan Bulan berada di umbra—bagian tergelap dari bayangan.
Gerhana sebagian yang dalam ini menjadi gerhana Bulan kedua dan terakhir tahun ini. Fase total berlangsung sekitar tiga jam delapan belas menit, sedangkan seluruh fase penumbra berlangsung lima jam tiga puluh delapan menit.
Gerhana ini terlihat jelas di Amerika Utara dan Selatan, serta di sebagian Eropa dan Afrika. Di India dan banyak wilayah Asia, Bulan berada di bawah cakrawala, sehingga fenomena ini tidak dapat diamati secara langsung.
Bagi mereka yang tidak bisa keluar rumah atau berada di zona yang tidak sesuai, penyelenggara menyiapkan siaran langsung. Saluran timeanddate.com memulai streaming sekitar 02:00 UTC 28 Agustus dengan komentar dari para astrofisikawan dan pemandangan dari Chili, Spanyol, dan AS.
Siaran tambahan dilakukan oleh Griffith Observatory di Los Angeles dan Virtual Telescope Project dari Italia dan Chili. Para penonton melihat tepi Bulan berangsur-angsur menjadi gelap, dan pada puncaknya piringan Bulan memperoleh warna kemerahan.
Mengapa gerhana ini disebut 'hampir total' meskipun secara resmi merupakan gerhana sebagian? Perbedaan beberapa persen piringan yang tetap terang membuatnya sangat spektakuler, tetapi secara formal tidak mengubahnya menjadi kategori total.

Peristiwa ini mengakhiri musim gerhana 2026. Gerhana Bulan berikutnya menanti para pengamat pada 2027.

