Samsung Electronics terus berupaya mengembangkan ponsel rollable, yaitu perangkat dengan layar yang dapat digulirkan atau ditarik keluar. Perangkat ini digadang-gadang akan menjadi langkah berikutnya setelah model lipat Galaxy Z. Menurut laporan Korea JoongAng Daily, perusahaan tersebut telah mengonfirmasi bahwa lini rollable sedang dalam pengembangan, meskipun jadwal komersialisasinya belum pasti.
GalaxyClub menyertakan model rollable dalam proyeksinya untuk tahun 2027, bersama dengan perangkat lipat terbaru seperti Z Flip 9, Z Fold 9, Z Fold 9 Ultra, dan TriFold 2. Wakil Presiden Eksekutif Samsung, Moon Sung-hoon, dalam sebuah sesi tanya jawab setelah acara Galaxy Unpacked di London, menyatakan bahwa komersialisasi memang direncanakan, meski akan memakan waktu. Seorang juru bicara resmi perusahaan mengklarifikasi kepada media bahwa perangkat tersebut 'sedang dalam pengembangan, namun tanggal rilis targetnya belum ditentukan'.
Paten yang diajukan oleh Samsung pada Juni 2023 menjelaskan desain di mana layar dapat digulirkan ke samping, sementara kamera ditempatkan pada bagian bodi yang bergerak. Ketika ditutup, modul kamera akan menyelinap masuk ke dalam potongan bingkai, yang berpotensi mengatasi masalah ketebalan yang menjadi ciri khas model lipat saat ini. Berdasarkan beberapa bocoran, layarnya mungkin memiliki diagonal sekitar 10 inci, rasio aspek 16:9, dan kepadatan piksel 440 ppi.
Samsung Display sebelumnya telah memamerkan prototipe Rollable Flex dan Flex Hybrid, serta memasok panel OLED rollable untuk laptop Lenovo. Namun, hingga saat ini belum ada ponsel rollable yang berhasil masuk pasar. Proyek serupa dari LG dan merek-merek Tiongkok (Tecno, Huawei, Oppo) masih berada pada tahap konsep.
Di tengah antisipasi peluncuran iPhone lipat Apple pada tahun 2026 dan proyeksi penurunan pangsa pasar Samsung di segmen perangkat lipat (dari 40% menjadi 32% menurut Counterpoint), format rollable dipandang sebagai strategi untuk mempertahankan posisi kepemimpinan. Harga untuk Z Fold 8 yang baru dimulai dari 1899 dolar AS, sementara Apple diperkirakan akan meluncurkan perangkat dalam kisaran harga 2000–2399 dolar AS.
Mengingat belum adanya spesifikasi baterai, prosesor, kamera, dan tanggal pengumuman yang dikonfirmasi, masih terlalu dini untuk membahas keunggulan spesifik dibandingkan para pesaing. Samsung memang mempertahankan keunggulan dalam kematangan teknologi perangkat lipat, namun model rollable masih dalam tahap pengembangan tanpa jadwal rilis yang pasti.
