New York Knicks memegang kendali penuh di Final NBA 2026 dengan keunggulan 2-0. Gim kedua menyajikan drama luar biasa yang berakhir 105-104 untuk kemenangan New York. Knicks berhasil mencuri keunggulan kandang di Texas dan kini kembali ke Madison Square Garden dengan catatan sejarah mentereng (13 kemenangan beruntun di babak playoff).
Strategi Pertahanan Knicks: Cara Mereka Meredam Spurs
Knicks membangun pertahanan mereka di atas fondasi fisik yang kuat, jangkauan tangan yang panjang, serta disiplin tinggi:
- Melawan Victor Wembanyama:Bek utama — Karl-Anthony Towns (KAT). Ia memanfaatkan kekuatan fisik dan penempatan posisi untuk memaksa Wemby melepaskan tembakan jarak menengah serta jauh yang tidak nyaman. Pada gim pertama, Wemby hanya mampu melesakkan 2 dari 13 tembakan saat dikawal oleh Towns.Bantuan pertahanan dari Mitchell Robinson dan OG Anunoby — mereka memberikan kontribusi luar biasa dalam menjaga area paint dan melakukan blok.Hasilnya: Wemby tetap mencetak poin, namun dengan efisiensi rendah (banyak tembakan dari posisi sulit dan sering kehilangan bola). Di Gim 2 — ia mencetak 29 poin, namun melakukan 4 turnover dan gagal mengeksekusi tembakan penentu kemenangan.Pertahanan perimeter dan area paint yang solid (membatasi tusukan dan tembakan di area kunci).Tekanan bola (on-ball pressure) yang agresif serta skema blitz pada pick-and-roll (salah satu statistik tertinggi di babak playoff).Transisi cepat menuju fast break setelah melakukan intersep (Mikal Bridges dan OG Anunoby menjadi aktor kunci dalam hal ini).Kesiapan membiarkan lawan menembak corner 3-pointers, namun tetap mengontrol ketat area paint dan mid-range.
Hal ini membuat Knicks sukses memberikan tekanan besar bagi Spurs: memicu banyak kesalahan (16 turnover di Gim 2) dan rendahnya efisiensi serangan lawan di setengah lapangan.
Peluang Nyata Spurs untuk Membalikkan Keadaan
Secara historis, tim yang tertinggal 0-2 di babak Final sangat jarang bisa bangkit — dari 37 kejadian sebelumnya, hanya 5 tim yang mampu membalikkan keadaan dan menjuarai seri tersebut.
Sisi Positif Spurs:
- Bakat muda: Wemby + De'Aaron Fox, Dylan Harper, Stephon Castle.
- Di Gim 2 mereka menunjukkan mentalitas kuat — berhasil mengejar ketertinggalan poin yang jauh pada kuarter keempat.
- Mereka sangat tangguh di kandang sendiri, dan meski Gim 3 serta 4 di New York akan sangat berat, peluang comeback tetap ada (terutama jika Wemby lebih agresif di dekat ring dan meminimalkan kesalahan).
Sisi Negatif:
- Kurangnya pengalaman di momen-momen krusial (kesalahan Wemby di akhir Gim 2).
- Knicks saat ini berada dalam performa puncak (penyerangan terbaik + pertahanan terbaik di playoff).
- Kehilangan keunggulan bermain di kandang.
Spurs hampir dipastikan akan memenangkan setidaknya satu gim di New York, namun peluang mereka untuk menjuarai seri ini hanya sekitar 20–25%. Untuk melakukan kebangkitan yang nyata, mereka wajib memenangkan Gim 3 dan membuat Knicks merasa tertekan. Jika Knicks memenangkan Gim 3, kemungkinan besar seri ini akan tuntas dalam 5 hingga 6 pertandingan.



