Belum lama ini, topik fenomena anomali tak dikenal (UAP) masih dianggap sebagai domain para penggemar dan penganut teori konspirasi. Kini, topik tersebut telah memasuki arus utama dengan mantap.
After decades of secrecy and stigma, the government has at last begun taking UAPs (formerly called UFOs) seriously—and for good reason time.com/article/2026/0…
Buktinya adalah artikel terbaru di majalah Time, yang secara mendalam dan tanpa ironi mengulas bagaimana pemerintah Amerika Serikat akhirnya mulai menanggapi UAP dengan serius. Majalah itu menceritakan kisah yang berawal dari tahun 1948, ketika dua anak laki-laki di Minnesota melihat objek aneh, dan FBI menyusun laporan yang tersimpan di arsip selama hampir delapan puluh tahun.
UFO disclosure movement's astonishing new Trump claims amid 'imminent' next move
Presiden Trump telah memerintahkan untuk merilis dokumen-dokumen ini, serta ratusan dokumen lainnya, mulai Mei 2026. Time mencatat: setelah puluhan tahun dirahasiakan dan menjadi bahan ejekan, pemerintah telah membentuk struktur khusus, mengadakan dengar pendapat di Kongres, dan mendirikan dewan ilmiah di bawah kepemimpinan astrofisikawan Harvard, Avi Loeb.
This excellent @TIME cover story is another example of the remarkable progress being made in bringing serious discussion of UAP into the mainstream. One of our objectives at @DisclosureFound has been to ensure that credible people, in credible forums, could speak credibly about
After decades of secrecy and stigma, the government has at last begun taking UAPs (formerly called UFOs) seriously—and for good reason time.com/article/2026/0…
Bersamaan dengan itu, tekanan publik juga meningkat. Christopher Mellon, mantan pejabat intelijen senior dan kepala Disclosure Foundation, secara terbuka menyoroti artikel Time sebagai sinyal penting: topik ini telah bergeser dari ranah marginal ke ruang diskusi oleh politisi, ilmuwan, dan jurnalis terkemuka.
Forum-forum dengan partisipasi anggota kongres dari kedua partai telah diselenggarakan di Capitol Hill. Survei menunjukkan bahwa mayoritas warga Amerika mengharapkan transparansi yang lebih besar terkait isu ini.
Di tengah latar belakang ini, rumor terbaru yang aktif dibahas oleh Daily Mail menjadi sangat menonjol. Miliarder Robert Bigelow, yang telah bertahun-tahun mendanai penelitian, mengklaim telah bertemu dengan Trump di Ruang Oval dan mengusulkan agar presiden secara singkat mengonfirmasi keberadaan entitas non-manusia — hanya dengan satu kalimat dari tangga Air Force One.
Sutradara film Mark Christopher Lee menyatakan bahwa pidato tentang




