❓PERTANYAAN:
Dalam jawaban tentang DNA - https://t.me/lee_vibrations/9849 - Anda menulis bahwa Cahaya berubah menjadi Suara. Apakah yang Anda maksud adalah suara semi-fisik? Karena dalam persepsi saya, suara terjadi 'sebelum' cahaya, dan dari situlah muncul cahaya non-fisik, yang jika saya pahami dengan benar, sudah dalam beberapa aspeknya dijalin secara spesifik oleh seseorang menjadi untaian DNA yang Anda bicarakan?
❗️JAWABAN lee:
Definisi suara terkait dengan PERGERAKAN materi – kepadatannya diciptakan, lalu dilepaskan. Itu adalah gelombang osilasi.
Artinya, ini bukan tentang 'mendengar', melainkan tentang 'mentransmisikan'.
Dengan demikian, dalam topik DNA saya menggambarkan transmisi geometri, bisa dikatakan. Di mana 'gambar' itu sendiri adalah cahaya, suara adalah 'pemadatan gambar'.
Selain itu, cahaya di sini juga tidak direduksi menjadi topik 'penerbangan foton', melainkan dimaksudkan sebagai 'yang termanifestasi dari kebanyakan'. Artinya, apa yang 'digambar pada kegelapan' atau 'dari kegelapan termanifestasi oleh cahaya'.
Dengan demikian, baik Cahaya maupun Suara dalam topik DNA dimulai dari opsi-opsi non-fisik semacam itu, menjadi fisik hanya dalam rentang sempit yang dapat dibedakan oleh instrumen kita.
Cahaya dan Suara dalam topik DNA
Penulis: lee author

169 Tampilan
Komentar
Baca lebih banyak artikel tentang topik ini:
Dilaton gravity can enhance quantum coherence and reduce entanglement Zejun Wang, Zhihong Liu, Yu-Xuan Wang, Xiao-Li Huang arxiv.org/abs/2609.10624 [𝚐𝚛-𝚚𝚌]
Researchers report the first measurements of quantum entanglement between two massive vector bosons at the electroweak scale. Using Higgs-boson decays at the LHC, they find strong evidence for entanglement between the spins of two Z bosons. The Letter: go.aps.org/4yBoqUo
Apakah Anda menemukan kesalahan atau ketidakakuratan?Kami akan mempertimbangkan komentar Anda sesegera mungkin.

