Di laboratorium fisikawan Israel berhasil diciptakan pulsa attodetik ultraviolet ekstrem yang membawa korelasi kuantum antarmoda. Korelasi ini dalam amplitudo dan fase membuat pulsa-pulsa individual berperilaku kacau, sementara rekonstruksi bersama mereka hampir sempurna stabil. Hasil yang diperoleh dari pracetak arXiv tertanggal 29 September 2026 tahun ini membuka pintu menuju ilmu attodetik kuantum.
Tim yang dipimpin oleh para peneliti dari Institut Weizmann di Rehovot menggunakan vakum terperas terang dua mode untuk mengganggu pembangkitan harmonik tinggi dalam medium gas. Medan sinyal dan idler memindahkan fluktuasi kuantumnya ke dua keluarga harmonik, mentransfer korelasi dari rentang inframerah ke mode XUV pita lebar. Harmonik genap berfungsi sebagai interferometer attodetik bawaan: mereka merekam korelasi fase hingga pecahan siklus melalui interferensi lintasan yang tak terbedakan.
Pengukuran kovariansi per bingkai mengungkap korelasi amplitudo, sedangkan analisis harmonik genap mengungkap korelasi fase. Rekonstruksi temporal menunjukkan bagaimana dalam 30 attodetik sistem beralih dari fluktuasi maksimum menuju hampir sepenuhnya hening. Rangkaian pulsa individual, yang digerakkan oleh sinyal atau medan idler, menunjukkan derau berlebih, tetapi rekonstruksi bersama menekannya berkat korelasi yang sama.
Bayangkan dua biola memainkan melodi yang sama di ruangan berbeda: masing-masing berbunyi dengan getaran, tetapi bersama-sama keduanya menciptakan akor murni tanpa sedikit pun sumbang. Begitulah korelasi kuantum mengubah kekacauan mode-mode individual menjadi sinyal bersama yang stabil pada skala attodetik.
Ini bukan sekadar trik teknis. Pendekatan ini memungkinkan pengamatan dan pengendalian secara langsung dinamika elektron yang terkorelasi dalam materi pada skala waktu alaminya. Pencitraan XUV yang teresolusi korelasi dapat memberikan mekanisme kontras baru untuk spektroskopi dan mikroskopi, dan pada masa depan — untuk informasi kuantum pada waktu ultracepat.
Menurut pracetak tersebut, hasil ini meletakkan dasar bagi ilmu attodetik kuantum dan menunjukkan bagaimana sifat-sifat kuantum cahaya ditransfer ke proses elektronik dalam medan kuat.


