Di dunia modern yang penuh dengan hiruk-pikuk dan kebisingan kota, kemampuan untuk benar-benar "memutuskan diri" dari segalanya telah menjadi kemewahan sejati.
Untuk membantu para pelancong menemukan destinasi ideal bagi liburan yang tenang, perusahaan Go2Africa telah menyusun sebuah peringkat unik, yaitu indeks Negara Bebas Kebisingan (Noise-Free Nations). Sebuah penemuan tak terduga bagi banyak orang adalah posisi negara-negara Eropa: Estonia diakui sebagai negara paling sunyi di benua itu, meskipun dalam daftar global ia hanya menempati peringkat ke-34.
Bagaimana Kebisingan Diukur?
Para penyusun indeks ini mendekati masalah secara komprehensif, dengan mengevaluasi beberapa faktor kunci yang memengaruhi kenyamanan akustik. Faktor-faktor yang dipertimbangkan termasuk kepadatan penduduk dan jumlah wisatawan, proporsi wilayah pedesaan dan lahan yang dilindungi, serta kepadatan lalu lintas kendaraan, bandara, dan jalur kereta api. Untuk setiap indikator ini, negara-negara diberi nilai pada skala seratus poin, dan kemudian hasilnya digabungkan menjadi indeks ketenangan keseluruhan.
Pemimpin Global: Kemenangan Afrika dan Bhutan
Daftar 25 negara paling sunyi di dunia secara jelas menunjukkan dominasi benua Afrika: lebih dari separuh negara di dua puluh lima besar berada di sana, menempati posisi kedua hingga kelima.
1. Bhutan (89,44 poin) memimpin peringkat dunia berkat wilayah pedesaan yang luas: lebih dari 39.000 kilometer persegi di sini terdiri dari pegunungan berhutan, lembah terasering, dan dataran tinggi.
2. Namibia (86,69 poin) menempati posisi kedua dengan kepadatan penduduk hanya 3,83 orang per kilometer persegi. Negara ini juga terkenal dengan Namib, gurun tertua di dunia, di mana hanya ada 0,67 wisatawan per kilometer.
3. Botswana (80,86 poin) berada di posisi ketiga, sebagian besar berkat strategi pariwisata pemerintah yang sukses dengan pendekatan "arus rendah, nilai tinggi".
4. Zambia (80,64 poin) masuk dalam lima besar berkat salah satu proporsi wilayah lindung alami tertinggi di dunia.
5. Gabon (80,61 poin) menutup daftar lima besar, menawarkan hutan hujan khatulistiwa yang masih asli kepada para pelancong.
Sepuluh besar juga mencakup Venezuela, Chad, Republik Afrika Tengah, Mongolia, dan Bolivia.
Eropa dalam Pencarian Ketenangan
Karena kepadatan penduduk yang tinggi dan infrastruktur transportasi yang maju, tidak ada satu pun negara Eropa yang berhasil masuk dalam 25 negara paling sunyi di dunia.
Meskipun demikian, gelar negara paling sunyi di Eropa dengan layak jatuh kepada Estonia, yang menempati posisi ke-34 dalam peringkat global.
Diikuti oleh tetangga Skandinavia-nya: Finlandia menempati posisi ke-39, dan Swedia ke-40. Negara-negara ini menawarkan kepada para pelancong hutan yang luas dan garis pantai, tempat mereka dapat berlindung dari kebisingan kota tanpa meninggalkan batas Dunia Lama.
Kesimpulan
Indeks Negara Bebas Kebisingan dengan jelas menunjukkan: jika tujuan Anda adalah kesatuan mutlak dengan alam liar jauh dari peradaban, ada baiknya mempertimbangkan sabana Afrika atau kaki bukit Himalaya di Bhutan. Namun, bagi mereka yang mencari liburan tenang dan "detoks akustik" yang lebih dekat, Estonia dan negara-negara Eropa Utara tetap menjadi destinasi terbaik di benua ini.


